Yaumul Ba’ats

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh. apakabar sobat muslim yang akan haus akan ilmu, pada kesempatan kali ini admin akan membahas materi Yaumul ba’ats

Manusia dan seluruh makhluk hidup yang menempati alam semesta ini, seluruhnya akan tiba pada ajalnya masing-masing. Baik manusia hewan bahkan tumbuhan sekalipun pasti akan berakhir bila sudah sampai pada ajalnya.

Akan tetapi setelah semua itu mati baik manusia, hewan ataupun tumbuhan lantas apakah sudah berakhir dan tidak ada lagi kehidupan setelahnya?

Umat muslim, umat beriman akan adanya hari akhir atau hari qiyamat tentu percaya bahwa nanti akan ada kehidupan lagi setelah manusia mati. Kehidupan akan berlanjut sesuai dengan amal ibadah manusia ketika hidup di muka bumi ini.

Baca Juga: Sifat Jaiz Rasul

Seluruh makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah nantinya akan binasa yaitu pada hari qiyamat. Setelah malaikat Isrofil meniup sangkakala maka terjadilah hari qiyamat yang begitu dahsyat dan menakutkan.

Gambaran Kiamat

Segala sesuatu yang ada di muka bumi dibinasakan oleh Allah SWT dengan kekuasaan-Nya. Rumah-rumah hancur, air laut naik ke daratan, gunung-gunung meletus dan menghamburkan isi perutnya. Bangunan gedung-gedung bertingkat hancur dan rata dengan tanah. Orang berhamburan bahkan berterbangan seperti anai-anai yang terbawa angin.

Itulah gambaran kedahsyatan hari kiamat yang sering kita dengar dari keterangan para ustadz atau kyai-kyai di pengajian. Memang di dalam al-qur’an pun kejadian kiamat diterangkan dengan begitu dahsyatnya dan amat mengerikan.

Setelah manusia dan seluruh isi dunia ini hancur hingga tidak ada lagi yang hidup kemudian Allah menyuruh malaikat Isrofil untuk meniup Sangkakala yang kedua kalinya. Pada tiupan yang kedua ini maka akan hidup kembali orang-orang yang telah mati, baik orang yang mati di hari qiyamat ataupun orang yang mati pada hari-hari sebelum hari kiamat.

Pengertian Yaumul Ba’ats

hari kebangkitan setelah manusia mati dinamakan dengan yaumul ba’ats. Jadi yaumul ba’ats adalah hari kebangkitan. Yaitu hari dibangkitkannya umat manusia setelah datangnya hari kiamat setelah malaikat Isrofil meniupkan Sangkakala.

Setelah manusia dibangkitkankembali kemudian manusia seluruhnya akan dikumpulkan di padang mahsyar. Yaitu tempat yang begitu luas yang digunakan untuk menampung seluruh umat manusia dari zaman nabi adam sampai datangnya hari qiyamat.

Selanjutnya setelah manusia dikumpulkan di padang mahsyar lalu satu-persatu manusia akan di timbang atau diperhitungkan amal ibadahnya. Nah hari perhitungan amal ini dinamakan dengan yaumul mizan. Yaitu hari diperhitungkannya setiap amal perbuatan manusia selama hidup di dunia.

Baca Juga: Macam Macam Takdir

4 Alam Yang Dilalui Oleh Setiap Manusia

1. Alam Dzuriah

yaitu alam sebelum manusia lahir ke dunia ini atau manusia berada dalam rahim seorang ibu. Oleh sebab itu ibu menjadi kunci utama kehidupan kita. makanya ada sebutan bahwa syurga berada di bawah telapak kaki ibu. 

2. Alam Dunia

Sedangkan alam yang kedua yang akan dilalui manusia setelah alam dzuriah adalah alam dunia. Yaitu alam dimana kita berada pada hari ini. Dan di alam ini lah kita menanam sebanyak-banyaknya. Buah yang akan kita petik kelak tentu sesuai dengan tanaman yang kita tanam sekarang.

Bila tanaman yang kita tanam sekarang adalah tanaman yang berbuah manis maka kita akan menuai buah yang manis pula di akhirat kelak. Namun bila sekarang kita menanam tanaman yang berbuah pait tentu kita pun akan memanen buah yang pait di akhirat kelak.

Artinya adalah bahwa di dunia ini adalah tempat bagi kita untuk menjalankan seluruh amal ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT dan Rosululloh Muhammad SAW. Siapa yang rajin beribadah di dunia ini maka kelak ia akan meraih pahala disisi Allah dengan jumlah yang banyak pula.

Namun begitu sebaliknya bila selama di dunia ia jarang atau bahkan enggan menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya maka ia akan memanen siksaan dari Allah SWT. Na’udzubillahi min dzalik.

3. Alam Kubur

Alam selanjutnya yaitu alam setelah manusia mati. Alam setelah manusia mati dari dunia ini adalah alam kubur. Alam kubur ini menjadi pintu gerbang pertama antara alam dunia dan alam akhirat.

Di alam kubur ini pun manusia sudah diberi gambaran apakah ia akan mendapat nikmat atau akan mendapat siksa. Nikmat atau siksa yang akan di dapatkan oleh manusia tergantung atas amal perbuatannya selama hidup di dunia.

Wallohu a’lam bish shoab ihdinash shirathol mustawim. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh.