Macam Macam Takdir

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bila kita mengalami atau menjumpai suatu kejadian yang terjadi dengan sendirinya atau melalui lantaran usaha manusia, baik usaha itu membuahkan hasil atau tidak membuahkan hasil. Kebanyakan orang mengatakan bahwa itu adalah takdir. Lantas takdir itu apa? akan lebih jelasnya pada kesempatan ini admin akan membahas tentang macam macam takdir

Baca Juga : Yaumul Ba’ats

Dalam rukun iman, iman yang terakhir adalah beriman kepada qodho dan qodhar. Yaitu beriman kepada ketetapan Allah SWt. Qodho adalah ketetapan yang Allah kehendaki (putuskan) sedangkan qodar adalah wujud atau bentuk dari pada ketetapan yang telah Allah putuskan.

Mengimani takdir atau qodar merupakan bagian dari pada rukun iman yang tidak boleh ditinggalkan, baik beriman kepada takdir yang baik maupun beriman kepada takdir yang buruk.

Lantas apakah takdir tersebut sama sekali tidak dapat dirubah ataukah justru dapat dirubah seenak hati manusia? Kita sendiri sering bingung bukan dengan pertanyaan semacam ini?

Penjelasan Macam Macam Takdir

Takdir terbagi menjadi dua bagian yaitu takdir mubram dan takdir muallaq. Apa yang dimaksud dengan kedua macam takdir di atas, bagaimana perbedaan dari keduanya?

Takdir Mubram

Pengertian Takdir mubram adalah takdir yang tidak dapat dirubah. Takdir yang sifatnya mutllak tidak dapat dirubah oleh manusia sekeras apapun manusia itu berusaha. Contoh dari pada takdir mubram adalah kelahiran manusia.

Contoh Takdir Mubram

Manusia tidak dapat memilih ia akan lahir dari ibu yang mana, manusia juga tidak dapat memilih kapan atau pada tanggal dan bulan apa ia akan dilahirkan. Manusia hanya bisa menerima tatkala ia dilahirkan.

Takdir Muallaq

Kedua adalah pengertian takdir muallaq. Takdir muallaq adalah takdir yang dapat dirubah. Takdir ini dapat dirubah sesuai dengan usaha dan doa dari manusia itu sendiri. Contoh dari pada bentuk takdir muallaq adalah kaya dan miskin.

Contoh Takdir muallaq

Seseorang yang tadinya hidup dalam kemiskinan, karena ia rajin berusaha, bekerja keras dan berdoa maka lambat laun ia menjadi orang yang kaya. Contoh lain misalnnya seorang pelajar yang malas dan rajin.

Baca Juga : Iman Kepada Qada dan Qodar

Seorang pelajar yang rajin tentu ia akan dengan mudah meraih prestasi dikelasnya, akan tetapi bagi pelajar yang malas, enggan belajar dan tidak mentaati peraturan sekolah maka ia cenderung menjadi anak yang bodoh. 

Contoh lain dari takdir muallaq adalah bila kita sakit, tentu kita akan berobat kepada dokter atau minimalnya meminum obat. Setelah erobat kemudian sakit tersebut berangsur-angsur membaik hingga akhirnya sembuh.

Dari kedua uraian di atas mana sajakah yang termasuk dari bagian takdir mubram dan takdir muallaq? Sebenarnya antara takdir muallaq dan takdir mubram hanya Allah saja yang mengetahui.

Manusia tugasnya berusaha dengan semaksimal mungkin dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Sebab kita tidak akan tahu suatu kejadian sebelum kejadian tersebut menimpa diri kita.

Segala sesuatu terjadi atas izin dan kehendak dari Allah. Akan tetapi ada beberapa hal dimana hal tersebut harus didahului oleh usaha manusia. Misalnya kenyang, seseorang yang dalam keadaan lapar, ia tidak akan kenyang manakala ia tidak makan.

Makan tersebut merupakan bagian dari pada usaha manusia untuk memenuhi energi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Meskipun Allah bisa saja menjadikan orang tersebut kenyang seketika tanpa lantaran makan. Akan tetapi hal tersebut merupakan rahasia Allah yang tidak bisa dijangkau oleh manusia.

Jadi masalah takdir akan menjadi rumit manakala kita tidak bisa memahami pembagian dari pada takdir tersebut. Pada dasarnya manusia tugas utamanya adalah berusaha sekuat-kuatnya dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Termasuk bagian dari pada doa adalah husnudzon atau berprasangka baik kepada Allah SWT.

Berkaitan dengan takdir mubram atau yang tidak dapat dirubah, ini juga hanya Allah saja yang mengetahui. Misalnya kematian. Seseorang tidak dapat memilih kapan dan dimana ia akan mati. Sebab mati merupakan takdir yang hanya Allah saja yang mengetahui.

Baca Juga : Pengertian Iman

Demikian pembahasan mengenai macam-macam takdir yang dapat kami sajikan. Atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2 pemikiran pada “Macam Macam Takdir”

Tinggalkan komentar