SIFAT JAIZ RASUL

SIFAT JAIZ RASUL

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Berbicara mengenai sifat, segala sesuatu yang Allah ciptakan tentu memiliki karakter atau sifat mendasar yang menjadi ciri khusus dari yang memiliki sifat tersebut. Sehingga baik itu manusia, hewan, tumbuhan bahkan makhluk yang tidak tampak oleh mata pun semuanya memiliki sifat atau karakter.

Sehingga manusia sebagai makhluk Allah yang berakal dan dapat mencerna segala sesuatu yang dilihatnya dapat memahami dengan mudah apa yang membedakan atau apa yang menjadi ciri khusus dari suatu makhluk yang diciptakan Allah SWT.

Setiap manusia dibekali dengan sifat atau karakter yang nantinya dapat dikembangkan untuk mengembangkan potensi dirinya. Sifat tersebut ada yang dapat di rubah dan ada pula yang tidak dapat di rubah.

Sifat yang terkandung di dalam diri manusia bukan hanya sifat yang berupa tingkah laku saja, melainkan juga sesuatu yang berhubungan dengannya. Sifat yang tidak dapat di rubah misalnya umur, seseorang tidak dapat merubah kapan ia akan lahir atau mati.

Sedangkan sifat manusia yang dapat di rubah misalnya adalah bodoh dan pintar, seseorang yang memiliki kegigihan yang tinggi untuk belajar, maka ia akan lebih pandai dari pada seseorang yang enggan atau lebih suka malas untuk belajar.

Sifat-sifat manusia pada umumnya adalah sebagaimana dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, yaitu seperti makan, minum, membutuhkan bantuan orang lain, membutuhkan tempat tingal, memerlukan sandang, papan dan pangan.

Selain sifat di atas salah satu sifat yang membedakan manusia satu dengan manusia lainnya adalah adanya beberapa sifat utama atau sifat pokok yang tidak bisa secara umum dapat dimiliki oleh setiap manusia.

Yaitu seorang rasul. Rasul adalah orang yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan risalah-Nya. Allah SWT mengutus seorang Nabi dan Rasul diatas muka bumi ini yang bertugas menyampaikan ajaran atau agama Allah SWT.

Sehingga manusia dapat hidup sesuai dengan tuntunan syariat, bukan sesuai dengan keinginan atau kehendak masing-masing manusia itu sendiri. Seorang Rasul tentu secara sifat terdapat beberapa sifat yang berbeda dengan sifat manusia pada umumnya.

SIFAT JAIZ BAGI RASUL

Rasul yang Allah turunkan ke atas muka bumi ini tentu secara sifat memiliki perbedaan dengan sifat manusia pada umumnya. Selain sifat wajib bagi Rasul yang empat yaitu, shiddiq, amanah, tabligh dan fathonah.

Seorang Rasul juga memiliki sifat mustahil. Sifat mustahil bagi Rasul yaitu sifat kebalikan daripada sifat wajib bagi rasul. Sifat mustahil bagi Rasul yaitu kidzib, khiyanat, kitman dan ghoflah.

Adapun sifat jaiz bagi Rasul adalah sifat jaiz (mumkin) bagi Rasul yaitu sifat Al-A’rodhul Basyariyah, maksudnya yaitu sifat-sifat yang umum seperti yang terjadi pada manusia pada umumnya.

Sifat Rasul yang seperti pada manusia umumnya ialah makan,minum, membutuhkantempat tinggal, memilik keluarga, memiliki sanak family dan banyak yang lainnya. Termasuk juga membutuhkan bantuan orang lain.

Hal ini berbeda dengan ciptaan Allah yang lainnya seperti malaikat misalnya. Malaikat dan Rasul sama-sama makhluk ciptaan Allah, akan tetapi keduanya memiliki sifat yang sangat berbeda. Alam yang ditempati oleh malaikat dengan Rasul pun berbeda.

Sifat malaikat berbeda dengan sifat Rasul seperti malaikat tidak dapat dilihat oleh mata manusia pada umumnya. Tidak berupa laki-laki atau perempuan, tidak membutuhkan keluarga dan lain sebagainya.

Akan tetapi seorang Rasul tetaplah dari bangsa atau golongan manusia, sehingga tetap memiliki sifat-sifat seperti manusia pada umumnya. Akan tetapi meskipun demikian, seorang rasul tidak bisa dikatakan sama derajatnya dengan manusia biasa.

Rasul merupakan manusia pilihan Allah yang dipilih secara langsung oleh Allah untuk menyampaikan risalah-Nya, sehingga seorang Rasul memiliki sifat mulia utama yang tidak bisa secara gampang dapat dilakukan oleh manusia awam.

Wallohu a’lamu bish shoab. Wabillahi taufik wal hidayah wa ridho inayah wassalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh

Tinggalkan komentar