Cerita Anak Islam

Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. apa kabar teman teman semoga yang membaca artikel ini rezekinya semakin lancar amin. pada kesempatan ini admin NyamanKubro.com akan membahas tentang cerita anak islam

Rasulullah Muhammad SAW adalah rasul terakhir yang diturunkan oleh Alloh SWT ke dunia ini. Seseorang yang paling sukses dan paling berpengaruh di dunia hingga hari ini. Rasulullah Muhammad SAW merupakan satu-satunya nabi yang memiliki umat terbanyak dari para nabi sebelum nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW lahir di Makkah pada hari senin tanggal 12 rabiul awal tepatnya pada tahun gajah. Atau bila dihitung dengan tahun masehi maka bertepatan dengan tanggal 20 April tahun 571 M.

Seorang laki-laki yang nantinya akan mengubah sejarah kehidupan manusia dan membawa manusia dari zaman kegelapan ke zaman terang benderang serta diridhoi Alloh SWT. Sang ibu Aminah, begitu suka cita melihat bayinya yang bercahaya dan sangat memikat hatinya.

Baca Juga : Doa Minta Rezeki

Sang ibu segera mengabarkan kelahiran anaknya itu kepada sang Abdul Muthalib, ayah mertuanya. Maka pergilah utusan Aminah untuk menemui Abdul Muthalib yang pada waktu itu sedang thowah mengelilingi ka’bah.

Begitu mendengar kabar yang membahagiakan tersebut, Abdul muthalib langsung menuju rumah Aminah, digendong, dipeluk dan diciuminya bayi tersebut yang merupakan bayi dari anak kesayangannya, Abdullah.

Abdul muthalib lantas membawa bayi tersebut ked alma ka’bah. Di dalam ka’bah Abdul muthalib lantas bersyukur dan berdoa kepada Tuhan agar menjaga dan menjadikan cucunya sebagai orang yang terpuji di langit dan di bumi.

Dikhitan Dan Diberi Nama

Salah satu adat yang terdapat pada bangsa Arab terutama pada bangsawan Quraisy Makkah adalah manakala bayi laki-laki yang dilahirkan sudah sampai tujuh hari, maka ia akan di khitan dan diberi nama.

Setelah genap tujuh hari usia cucunya, Abdul muthalib mengadakan suatu jamuan besar di rumahnya. Diundangnya para bangsawan Makkah untuk menyaksikan khitanan dan pemberian nama pada cucu kesayangannya.

Baca Juga : Pengertian Iman

Setelah semua tamu undangan hadir, bayi Aminah pun dikhitan oleh kakeknya sendiri, Abdul muthalib. Setelah dikhitan lalu diberi nama Muhammad yang artinya “terpuji”. Pada saat itu nama Muhammad memang terasa asing.

Sehingga diantara tamu undangan ada yang bertanya kepada Abdul muthalib “mengapa engkau memberi nama cucumu dengan nama yang tidak biasa dipakai oleh bangsa Arab?”

Lalu dengan hati yang mantap Abdul muthalib menjawab “aku berharap mudah-mudahan dengan nama tersebut, cucuku ini akan menjadi orang terpuji di langit pada sisi Alloh dan terpuji di bumi pada sisi makhluk-Nya.

Wafatnya Abdullah

Rasulullah Muhammad SAW lahir dengan keadan yatim karena telah ditinggal oleh sang ayah yang wafat saat Muhammad msaih dalam kandungan.

Tiga bulan setelah pernikahan Abdullah dan Aminah. Keduanya tampak bahagia karena Aminah tengah mengandung bayi, buah cinta mereka. Suatu hari Abdullah berpamitan kepada istri dan keluarganya untuk berdagang ke negeri Syam.

Dengan berat hati Aminah mengizinkan suaminya pergi dengan harapan pulang membawa hasil memuaskan untuk persiapan ia melahirkan. Namun, Abdullah yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang.

Baca Juga : Hadist Tentang Cinta

Aminah pun mulai cemas, kecemasannya kian bertambah ketika teman-teman yang pergi bersama Abdullah mulai berdatangan. Mereka mengabarkan bahwa Abdullah jatuh sakit ketika dalam perjalanan, sehingga ia singgah dan menumpang di rumah seorang bangsa Quraisy dari bani Ady di kota Yastrib (Madinah).

Begitu sedih hati Aminah mendengar kabar tersebut. Ia sangat ingin pergi ke yatsrib menyusul Abdullah, namun karena kondisi Aminah yang sedang hamil muda tidak memungkinkannya untuk pergi ke mana-mana akhirnya Abdulmuthalib menyuruh putra tertuanya, Harits untuk menjemput Abdullah.

Akan tetapi bukan Abdullah yang di bawa pulang oleh Harits, melainkan kabar yang begitu memilukan hati Aminah, Abdul muthalib dan seluruh keluarga besarnya. Abdullah telah meninggal dunia dan di kuburkan di sana.

Itulah kisah kelahiran Rasulullah SAW (cerita anak islam) yang lahir dalam keadaan yatim. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang menimpa kita. Bahwa setiap sesuatu yang besar berasal dari jiwa yang kuat.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3 pemikiran pada “Cerita Anak Islam”

Tinggalkan komentar