yaumul hasyr

YAUMUL HASYR

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Setiap manusia yang telah dilahirkan ke dunia ini akan melalui beberapa alam. Alam yang sebelum manusia lahir dinamakan alam kandungan. Kemudian manusia tersebut lahir lalu menempati alam dunia hingga manusia tersebut meninggal dunia.

Setelah manusia meninggal dunia maka ia akan menempati alam selanjutnya yaitu alam kubur. Setelah manusia menempati alam kubur manusia akan berhadapan dengan malaikat Munkar dan Nakir yang bertugas menanyai mayat.

Nah alam kubur ini lah merupakan alam atau pintu gerbang pertama sebelum manusia memasuki alam akherat setelah hari qiyamat kelak. Di alam kubur ini pula gambaran mengenai kehidupan di akhirat sudah sedikit digambarkan melalui adanya nikmat kubur dan siksa kubur.

Nikmat kubur dan siksa kubur yang didapatkan manusia semuanya tergantung atau sesuai dengan amal ibadahnya selama hidup di dunia.

Hari qiyamat akan tiba manakala malaikat Isrofil telah diperintahkan oleh Allah SWT untuk meniup sangkakala. Maka pada saat itu bumi dan seluruh isinya akan hancur berantakan dan segala sesuatu yang berjiwa pasti akan mati.

YAUMUL HASYR

Setelah hari qiyamat datang dan seluruh makhluk hidup di muka bumi ini mati, kemudian malaikat Isrofil akan meniup sangkakala yang kedua kalinya. Lalu manusia akan hidup kembali dan dikumpulkan di suatu tempat yang begitu luas.

PENGERTIAN PADANG MAHSYAR

Tempat dikumpulkannya manusia setelah hari qiyamat adalah padang mahsyar. Hari dimana dikumpulkannya manusia di padang mahsyar disebut dengan yaumul hasyr atau yaumul mahsyar. Seluruh manusia dari zaman nabi Adam As. sampai hari qiyamat dikumpulkan dikumpulkan jadi satu tempat.

Pada saat dikumpulkan di padang mahsyar seluruh manusia dalam keadaan telanjang, tidak terdapat sehelai kain pun yang menutupi badan. Akan tetapi dalam keadaan seperti itu tidak ada satupun manusia yang masih memiliki hawa nafsu.

Seluruh manusia yang berkumpul di padang mahsyar benar-benar dalam keadaan takut yang amat sangat. Ketakutan tersebut muncul atas apa yang akan terjadi pada dirinya. Apakah Allah SWT akan menerima amal ibadahnya semasa di dunia danmengampuni dosanya, ataukah Allah akan memasukannya ke dalam api neraka.

Di padang mahsyar posisi matahari akan berada diatas kepala, ada yang mengatakan jarak antara kepala dengan matahari hanya skitar satu jengkal saja. Sehingga air keringat akan bercucuran dengan deras dari tubuh setiap manusia.

Air keringat yang bercucuran tersebut tidak hanya membasahi tubuh melainkan ada yang ada pula yang menenggelamkan tubuhnya. Hal tersebut terjadi sesuai dengan amal ibadah masing-masing semasa hidup di dunia.

Jadi yaumul hasyr adalah hari dikumpulkannya seluruh umat manusia dari zaman nabi Adam As. sampai hari qiyamat. Di padang mahsyar manusia dalam keadaan telanjang bulat menunggu giliran untuk dihisab oleh Allah SWT.

GOLONGAN YANG MENDAPAT PERLINDUNGAN DI YAUMUL HASYR

Akan tetapi dalam keadaan mencekam demikian Allah SWT memberikan perlindungan kepada beberapa golongan manusia. Lantas siapa sajakah golongan yang mendapatkan perlindungan Allah SWT pada yaumul Hasyr tersebut?

  1. Pemimpin yang adil
  2. Pemuda yang tumbuh dalam beribadah atau mengabdi kepada Allah
  3. Seseorang yang senantiasa hatinya tergantung (selalu mengingat) di dalam masjid ketika ia keluar dari masjid hingga ia kembali ke masjid
  4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah. Berkumpul dan berpisah karena Allah.
  5. Seseorang yang berdzikir atau mengingat Allah dalam kesunyian lalu kedua matanya mengalirkan air mata.
  6. Seorang laki-laki yang digoda oleh perempuan berkedudukan tinggi, berlimpah harta dan cantik jelita lantas laki-laki tersebut menjawab “sesungguhnya aku takut karena Allah.”
  7. Seseorang yang merahasiakan amalnya sehingga seakan-akan tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya

Itulah ketujuh golongan yang akan mendapatkan naungan atau perlindungan oleh Allah SWT dip adang mahsyar kelak. Semoga kita termasuk salah satu dari ketujuh golongan tersebut. Amiinya rabbal ‘alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tinggalkan komentar