Arti Muamalah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Manusia tidak mungkin bisa melepaskan dirinya dari hubungan sesama manusia. Mulai dari hubungan kerjasama karena pekerjaan atau kerjasama dalam organisasi, baik itu organisasi yang berkaitan dengan pekerjaan ataupun organisasi yang berhubungan dengan tugas kemanusiaan.

Maka sejatinya manusia akan selalu berinteraksi dengan manusia yang lainnya. Hubungan interaksi tersebut itulah yang nantinya akan masuk ke dalam pembahasan muamalah. Lantas apa yang dimaksudkan dengan muamalah itu sendiri? Apa saja macam-macam muamalah?

Namun sebelum membahas lebih lanjut, pembahasan muamalah ini lebih condong digunakan dalam urusan akad jual beli atau untuk berbisnis selain jual beli secara langsung, karena dalam prakteknya sangat banyak dijumpai berbagai macam akad.

Baca Juga : Doa Supaya rezekinya Lancar

Seperti misalnya, sistem bagi hasil, investasi, akad pesan atau inden dan lain sebagainya. Jadi muamalah ini merupakan suatu bab yang akan membahas berbagai macam hubungan di dalam akad jual beli atau berbisnis selain jual beli.

Pengertian Muamalah

Sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber bahwa pengertian muamalah ini bila diterjemahkan hanya dengan melihat dari perubahan bahasa saja, maka arti muamalah adalah transaksi, hubungan transaksi, akad dalam bertransaksi.

Namun dalam arti yang lebih luas muamalah adalah hubungan antar manusia dalam interaksi sosial yang diatur oleh hukum syariat dalam menjalankannya. Selain pengertian di atas terdapat pengertian yang lebih khusu lagi, muamalah yaitu aturan dari Allah SWT terhadap manusia dalam hubungannya dengan manusia lain dalam mengembangkan harta benda.

Jadi muamalah adalah aturan yang mengatur hubungan sesama manusia untuk menjalankan berbagai transaksi dalam mengembangkan harta benda. Demikian ini jelas sekali harus diatur di dalam syariat karena manusia merupakan makhluk yang tidak bisa dipisahkan dari manusia lainnya.

Sehingga dalam hubungan sesama manusia tersebut tentu banyak terjadi berbagai macam hal yang dapat merugikan salah satu pihak. Sehingga adanya aturan dalam muamalah itu sangat penting sekali guna mengatur segala urusan bertransaksi.

Macam Macam Muamalah

Macam-macam muamalah adalah seperti, akad qirad atau investasi, akad syirkah atau kerjasama. Akd jual beli, akad khiyar (memilih antara meneruskan atau membatalkan proses jual beli), akad salam atau inden (membeli dengan cara memesan) dan akad gadai, akad sewa dan lain sebagainya.

Pada pembahasan kali ini kami hanya akan mengulas dua macam contoh dari muamalah, yaitu akad akad jual beli. Demikian keterangan dari akad jual beli tersebut bila kita melihat secara aturan syara’;

Jual beli. Jual atau menjual secara bahasa ialah menukar sesuatu dengan sesuatu yang lain. Maksudnya ialah menukarkan sesuatu dengan barang atau jasa lain. Termasuk dalam pembahasan ini ialah menukar barang dengan barang, atau termasuk ke dalam jual-beli dengan sistem barter.

Sedangkan beli atau membeli adalah memberikan kepemilikan berupa benda yang berharga dengan cara ditukar dengan izin syara’, atau memberikan kepemilikan berupa manfaat yang mubah untuk selamanya dengan harga berupa benda yang bernilai.

Dalam praktek jual beli terdapat tiga perkara yang harus diperhatikan. Pertama, menjual barang terlihat, yaitu barang tersebut benar-benar ada ditempat, transaksi ini hukumnya boleh di dalam islam dengan syarat-syarat tertentu seperti, barangnya suci, memiliki manfaat, mempu diserahkan dan orang yang bertransaksi dapat menguasai barang tersebut.

Baca Juga : Bab Tentang Pengertian Tawakal

Kedua, qabul, seperti ucapan pembeli atau orang yang menempati posisinya. Yaitu akad atau ucapan serah terima antara penjual dengan pembeli, seperti ucapan “saya membeli barang ini”. 

Ketiga, menjual barang yang tidak terlihat oleh kedua orang yang melakukan transaksi. Semisal membeli pulsa, bentuk pulsa memang tidak terlihat akan tetapi manfaat dari pulsa tersebut dapat dirasakan dan juga terdapat bukti transaksi jual beli.

Demikian pembahasan yang kami sampaikan berkaitan dengan bab pengertian muamalah. Atas segala kekurangan yang ada kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga kita semua dapat memetik manfaat dari setiap perkara yang kita hadapi.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh

Tinggalkan komentar