Makhorijul Huruf

Assalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh

Setiap mempelajari al-Qur’an pastinya kita akan diwajibkan untuk belajar ilmu tajwid. Salah satu pembahasan dalam ilmu tajwid ialah makhorijul huruf. apa yang dinamakan dengan makhorijul huruf ? Simak terus pembahasan di bawah ini;

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai apa yang dimaksud dengan makhorijul huruf dan macam-macamnya makh0rijul huruf, mari simak bersama-sama pengertian dari makhorijul huruf itu sendiri.

Arti Makhorijul Huruf

Arti dari makhorijul huruf adalah tempat-tempat keluarnya huruf atau letak pengucapan huruf. secara garis besar, makhorijul huruf terbagi menjadi lima, yaitu Jauf (rongga mulut), Halqi (rongga tenggorokan), Lisan (lidah), Syafatani (dua bibir), dan Khoisyum (hidung).

Tempat-tempat keluarnya huruf hijaiyah, sebenarnya banyak yang berpendapat, namun dari banyaknya pendapat yang paling banyak diikuti oleh ulama qurro’ dan ahlul ada’ (ulama al-qur’an) adalah pendapat Syekh Kholil bin Ahmad an-Nahwiy (Guru Imam Sibaweh).

Macam-Macam Makhorijul Huruf

Secara keseluruhan makhorijul huruf terdapat 17 belas tempat, akan tetapi secara garis besarnya makhorijul huruf terbagi menjadi 5 bagian. Nah masing-masing pembagian terseebut akan bahas satu persatu dibawah ini;

Penjelasan dari masing-masing makhorijul huruf tersebut adalah sebagai berikut :

Makhorujul Huruf Al-Jauf (الجوف)

Al-Jauf rtinya rongga mulut dan rongga tenggorokan. Maksudnya ialah tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada rongga mulut dan rongga tenggorokan.

Bunyi huruf yang keluar dari rongga mulut dan rongga tenggorokan terdapat tiga macam, yaitu ; alif ( ا ), wawu mati ( وْ ) dan ya’ mati ( يْ ), masing-masing penjelasannya sebagai berikut :

1) Alif dan sebelumnya terdapat huruf yang difathah Contoh : مَالَا غَوَى

2) Wawu sukun dan sebelumnya terdapat huruf yang didhommah Contoh :قُوْلُوْا

3) Ya’ sukun dan sebelumnya terdapat huruf yang dikasrah Contoh : حَامِدِيْنَ

Makhorijul Huruf  Al-Halqu (الحلق)

Al-Halqu artinya tenggorokan atau kerongkongan. Maksudnya ialah tempat keluar bunyi huruf hijaiyah yang terletak pada kerongkongan atau tenggorokan.

Berdasarkan perbedaan tatacara pelafalannya, huruf-huruf halqiyah (huruf-huruf hijaiyah yang keluar dari tenggorokan) terbagi menjadi tiga bagian yaitu ;

1) Aqshal halqiy (pangkal tenggorokan), yaitu huruf hamzah ( ء )dan Ha’ ( ه )

2) Wasthul halqiy (pertengahan tenggorokan), yaitu huruf ha’ ( ح ) dan ’ain ( ع )

3) Adnal halqiy (ujung tenggorokan), yaitu huruf ghoin ( غ ) dan kho ( خ )

Makhorijul Huruf Al-Lisan (اللسان)

Al-Lisan artinya adalah lidah. Maksudnya yaitu bunyi huruf hijaiyah dengan tempat keluarnya dari lidah. Makhorijul huruf Al-Lisan ini terdapat 18 huruf.

Berdasarkan delapan belas huruf tersebut, kemudian dikelompokkan menjadi 10 makhraj  (tempat keluar), yaitu sebagai berikut :

  1. Pangkal lidah dan langit-langit mulut bagian belakang, pada bagian ini yaitu huruf Qof (ق). Jadi letak bunyi huruf qof ini keluar dari pangkal lidah dekat dengan kerongkongan yang dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian belakang.
  2. Pangkal lidah bagian tengah dan langit-langit mulut bagian tengah, Yang menempati bagian ini ialah huruf Kaf (ك).

Jadi letak bunyi huruf kaf ini keluar dari pangkal lidah di depan makhraj huruf qof, yang dihimpitkan ke langit-langit bagian mulut bagian tengah.

“Dua huruf tersebut yaitu ( ق ) dan ( ك ), lazimnya disebut huruf lahawiyah ( لهويّة ), yaitu huruf-huruf sebangsa anak mulut atau sebangsa telak lidah.”

  1. Tengah-tengah lidah, yang menempati tempat ini yaitu huruf Jim ( ج ), Syin ( ش ) dan Ya’ ( ي ). Jadi bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari tengah-tengah lidah tepat, serta menepati langit-langit mulut yang tepat di atasnya.

“Ketiga huruf ini lazimnya disebut huruf syajariyah ( شجريّة ), yaitu huruf-huruf sebangsa tengah lidah.”

  1. Pangkat tepi lidah, yaitu huruf Dlod ( ض ). Jadi bunyi huruf Dlod ( ض ) keluar dari tepi lidah (boleh tepi lidah kanan atau kiri) hingga sambung dengan makhrojnya huruf lam, serta menepati gigi graham.

“Huruf Dlod ( ض ) ini umumnya disebut huruf jambiyah (حنبيّة), yaitu huruf sebangsa tepi lidah.”

  1. Ujung tepi lidah, yaitu huruf Lam (ل). Jadi, bunyi huruf Lam (ل) itu keluar dari tepi lidah (sebelah kiri/kanan) hingga penghabisan ujung lidah, serta menepati dengan langit-langit mulut bagian atas.
  2. Ujung lidah, yaitu huruf Nun (ن). Jadi,  bunyi huruf Nun (ن) keluar dari ujung lidah (setelah makhrojnya Lam (ل), namun lebih masuk sedikit ke dasar lidah dari pada Lam (ل), serta menepati dengan langit-langit mulut bagian atas.
  3. Ujung lidah tepat, yaitu huruf Ro’ (ر). Jadi, bunyi huruf Ro’ (ر) itu keluar dari ujung lidah tepat (setelah makhrojnya Nun dan lebih masuk ke dasar lidah dari pada Nun), serta menepati dengan langit-langit mulut bagian atas.

“Tiga huruf tersebut (Lam, Nun dan Ro’), umumnya disebut huruf dzalqiyah (ذلقية), yaitu huruf-huruf sebangsa ujung lidah.”

  1. Kulit gusi atas, yaitu Dal (د), Ta’ (ت) dan Tho’ (ط). Jadi, bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati (menempel) dengan pangkal dua gigi seri bagian atas.

“Tiga huruf tersebut umumnya disebut nath’iyah (نطغية), yaitu huruf-huruf sebangsa kulit gusi atas.”

  1. Runcing lidah, yaitu huruf Shod (ص), Sin (س) dan Za’ (ز). Jadi, bunyi huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati ujung dua gigi seri bagian bawah.

“Tiga huruf tersebut umumnya disebut huruf asaliyah (أسلية), yaitu huruf-huruf sebangsa runcing lidah.”

  1. Gusi, yaitu huruf Dho’ (ظ), Tsa’ (ث) dan Dzal (ذ). Jadi, huruf-huruf tersebut keluar dari ujung lidah, serta menepati dengan ujung dua gigi seri bagian atas.

“Tiga huruf ini umumnya disebut huruf Litsawiyah (لثوية), yaitu huruf-huruf sebangsa gusi.”

Makhorijul Huruf Al-Syafatain (الشَفَتَيْن)

Al-Syafatain artinya yaitu dua bibir. Maksudnya ialah tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada kedua bibir.

Adapun yang termasuk huruf-huruf syafatain ialah huruf  wawu (و), fa’ (ف), mim (م) dan ba’ (ب) dengan perincian sebagai berikut :

  1. Fa’ (ف) yaitu keluar dari dalamnya bibir yang bawah, serta menepati dengan ujung dua gigi seri bagian atas.
  2. Wawu, Ba, Mim (و , ب , م) yaitu keluar dari antara dua bibir (antara bibir atas dan bawah). Namun untuk Wawu posis bibir membuka, sedangkan untuk Ba dan Mim posisi bibir membungkam.

“Empat huruf tersebut di atas lazimnya disebut huruf SYAFAWIYAH, artinya huruf-huruf sebangsa bibir.”

Makhorijul Huruf Al-Khaisyum (الخَيْشُوم)

Al-Khaisyum artinya pangkal hidung.maksudnya yaitu tempat keluarnya huruf hijaiyah yang terletak pada janur hidung. Apabila kita menutup hidung ketika membunyikan huruf tersebut, maka bunyi huruf tidak dapat terdengar.

Adapun huruf-huruf Al-Khaisyum yaitu huruf-huruf ghunnah mim dan nun dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Nun yang bertasydid (نّ)
  2. Mim yang bertasydid (مّ)
  3. Nun sukun yang dibaca idghom bigunnah, iqlab dan ikhfa’ haqiqi
  4. Mim sukun yang bertemu dengan mim (م) atau ba (ب)

Itulah beberapa macam makhorijul huruf yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah ilmu bagi para pembaca sekalian. Wassalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh

Tinggalkan komentar