NIAT MANDI BESAR HAID

NIAT MANDI BESAR HAID

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sebagai perempuan terutama yang sudah masuk usia baligh atau dewasa pasti akan mengalami yang namanya keluar darah haid. Haid akan dialami oleh setiap perempuan yang normal secara kesehatan.

Selain haid seorang wanita pada umumnya mengalami keluarnya darah dari kemaluannya disebabkan karena nifas atau isthadoh. Nah pada kesempatan kali ini akan kami ulas mengenai niat mandi besar haid.

PENGERTIAN HAID

Namun sebelum mengulas tentang niat haid, apa sih yang pengertian dari haid itu sendiri? Haid adalah darah yang keluar dari vagina perempuan pada usia haid. Usia hadi normalnya terjadi pada masa usia sembilan tahun atau lebih.

Baca Juga : Cara Mandi Wajib

Haid keluar dalam keadaan sehat, tidak karena sakit, juga bukan disebabkan karena melahirkan. Jadi darah haid itu keluar secara alamiah. Bukan karena sebab adanya kecelakaan yang mengakibatkan terjadinya pendarahan.

PERKARA YANG DIHARAMKAN BAGI ORANG HAID

Seseorang yang sedang dalam masa haid, maka baginya tidak boleh melakukan beberapa hal. Hal itu karena bagi orang yang sedang haid dalam keadaan berhadts besar. Sehingga tidak diperbolehkan untuk melakukan beberapa hal sebagai berikut;

  1. Mengerjakan sholat fardhu atau sholat sunnah
  2. Puasa fardhu atau puasa sunnah
  3. Membaca al-qur’an
  4. Memegang mushaf (nama benda yang bertuliskan firman Allah diantara dua tepi) dan juga diharamkan membawa mushaf kecuali di hawatirkan akan terjadi sesuatu yang dapat menghina mushaf
  5. Memasuki masjid apabila hawatir akan mengotorinya (menetes)
  6. Melaksanakan thowaf fardhu atau thowaf sunnah
  7. Berhubungan badan (intim).
  8. Bersenang-senang dengan tubuh wanita yang sedang haid pada anggota badan yang terletak di antara pusar dan lutut.

Delapan perkara di atas harus benar-benar di ingat oleh para kaum hawa, karena bagi yang sedang haid tidak diperbolehkan untuk melakukannya, termasuk melaksanakan sholat.

NIAT MANDI BESAR HAID

Setelah seorang wanita selesai menjalani masa haid maka baginya wajib melaksanakan mandi besar haid. Mandi besar pada umumnya sama dengan mandi seperti biasanya, akan tetapi sebelum mandi diwajibkan untuk membaca niat terlebih dahulu.

Demikan lafadz dari niat mandi besar haid yang wajib dibaca oleh setiap wanita yang hendak melaksanakan mandi besar haid.

Nawaitul ghusla lirof’il hadatsil akbari minal haidi ‘an jamii’il badani fardhol lillahi ta’ala

Arti Niat Mandi Wajib

Niat tersebut wajib dibaca ketika seseorang hendak melaksanakan mandi besar haid. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasan selanjutnya tentang tata cara mandi besar haid.

Tata cara mandi besar haid

Baik mandi besar haid ataupun mandi besar lainya seperti mandi junub pada intinya hampir sama dengan mandi seperti pada umumnya, akan tetapi dalam mandi besar terdapat beberapa rukun mandi yang harus diperhatikan.

  1. Membaca niat. Niat mandi besar wajib dilafalkan bersamaan dengan fardhunya mandi besar, fardunya mandi yaitu awal bagian badan yang dibasuh, baik dari badan bagian bawah atau bagian atas.
  2. Menghilangkan najis apabila terdapat najis pada badan orang yang hendak melakukan mandi besar.
  3. Mengalirkan air ke seluruh bagian rambut dan kulit badan. Dalam mengalirkan air ke seluruh kulit anggota badan, maka perlu di ingat dengan bagian badan yang susah di jangkau. Seperti lipatan telinga, lipatan lubang anus atau selakangan. Semuanya wajib terkena air saat mandi besar berlangsung.

Demikian pembahasan mengenai niat mandi besar haid yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat memberi pemahaman bagi kita semuanya. Mengingat akan pentingnya mandi wajib maka alangkah baiknya untuk tidak segan bertanya bila masih terdapat ketidak pahaman mengenai pembahasan tersebut.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tinggalkan komentar