Imam Syafii Seorang muslim, yang suka berbagi ilmu agama.

Ziarah Kubur

2 min read

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kematian merupakan sesuatu yang pasti akan dihadapi oleh setiap makhluk hidup. Bukan hanya manusia saja melainkan setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. setelah kematian selanjutnya bagi manusia akan menempati alam berikutnya yaitu alam barzakh atau alam kubur.

Sedangkan hewan atau makhluk lain yang tidak terbebani hukum syariat maka setelah datangnya kematian berarti telah usai riwayat hidupnya, artinya tidak ada kehidupan kembali setelah kematian kecuali beberapa hewan yang diceritakan di dalam al-Quran.

Seperti misalnya ajingnya Ashhabul Kahfi. Sjning tersebut nantinya akan masuk surga bersama dengan para shahabat Ashabul Kahfi. Nah kali ini kami tidak akan membahas mengenai kisah Ashabul Kahfi melainkan akan membahas tentang ziarah kubur.

Ziarah kubur bukanlah fenomena yang baru bagi kita, bukan hanya bagi kita saja di Indonesia, di negara-negara lain ziarah kubur juga sering dilakukan oleh orang muslim kepada sanak saudaranya yang telah meninggal dunia.

Daftar Isi

Pengertian Ziarah Kubur

Kata ziarah merupakan kata dari bahasa arab yaitu Zaara-yaziiru  (زار – يزير)yang artinya ialah mengunjungi atau berkunjung. Jadi maksud dari kata ziarah yang selama ini sering kita dengar ialah mengunjungi makam saudara kita yang telah meninggal dunia untuk mendoakannya agar diberi nikmat kubur oleh Allah SWT.

Jadi dari pemahaman tersebut ziarah kubur bukanlah perbuatan menyembah kuburan, meminta kepada orang yang telah meninggal dunia juga bukan pula kegiatan memohon pertolongan kepada orang yang telah meninggal dunia.

Keutamaan Ziarah Kubur

Ziarah kubur dilakukan oleh orang yang masih hidup dengan mengunjungi kuburan saudaranya yang telah meninggal dunia. tujuannya ialah untuk mendoakannya agar mendapatkan ampunan dari Allah, diberi nikmat kubur dan dijauhkan dari siksa kubur.

 

Baca Juga: Tata cara sholat mayit

 

Berbeda halnya bila ziarah ke makam para Waliyullah. Ziarah ke makam orang alim tujuannya ialah selain untuk mendoakan atau mencari keberkahan dari orang alim tersebut tujuan lainnya ialah agar kelak di akhirat kita didekatkan dengan orang-orang yang dekat dengan Allah.

Jadi maksud dari tujuan ziarah ke makam para para wali dalam hal ini walisongo misalnya tujuannya ialah untuk mencari keberkahan. Dengan demikian maksudnya ialah bahwa para Waliyullah merupakan orang yang dekat dengan Allah sehingga kita menjadikannya sebagai lantaran atau washilah untuk mendekatkan diri atau memohon kepada Allah.

Hukum Ziarah Kubur

Dihimpun dari nu.or.id, menurut Syekh Nawawi banten, ziarah kubur telah disepakati oleh empat imam madzhab umat islam. Hal ini seperti disampaikan di dalam kitab Hujjah Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang artinya “Ziarah kubur diperbolehkan oleh seluruh madzhab umat islam.”

 

Baca Juga: Artikel Tentang Talkin mayit

 

Maka bisa dipahami bahwa ziarah kubur merupakan ajaran agama islam yang dengan tegas dianjurkan oleh syariat islam.  Adapun dalam praktek ziarah kubur seorang hamba hendaknya menjaga adab sehingga ziarah kubur yang dilakukan mendapat pahala dan dilakukan dengan niat yang baik.

Dalil Ziarah Kubur

Terdapat beberapa hadis yang sering kali membuat salah paham dengan kandungan maksudnya, salah satu hadis tersebut adalah;

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُوْرِ فَزُوْرُوْهَا

“dahulu saya melarang ziarh kubur, tap (sekarang) berziarahlah kalian.” (HR. Muslim).

Hadis lain yang dapat menguatkan tentang diperbolehkannya ziarah kubur adalah sebagai berikut:

أَلَا فَزُوْرُوْهَا فَإِنَّهُ يَوْرِقُ الْقَلْبَ وَ تُدْمِعُ الْعَيْنَ وَتُذَكِّرُ الْاَخِرَةَ وَلَا تَقُوْلُو هُجْرًا كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُوْرِ فَزُوْرُوْهَا

“dahulu saya melarang kalian ziarah kubur, tetapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan air mata, mengingatkan pada akhirat dan janganlah kalian berkata buruk (pada zaat ziarrah).” (HR. Hakim)

Rasulullah saw juga pernah diperintah untuk melakukan ziarah oleh Allah SWT melalui malaikat Jibril. Demikianlah perintah Allah SWT. yang disampaikan oleh malaikat Jibril tersebut:

إِنَّ رَبَّكَ يَأْمُرُكَ اَنْ تَأْتِيَ أَهْلَ الْبَقِيْعِ فَتَسْتَغْفِرْ لَهُمْ

“Tuhanmu memerintahkanmu agar mendatangi ahli kubur baqi’ agar engkau memintakan ampunan untuk mereka.” (HR. Muslim)

Setelah adanya perintah dari Allah tersebut lantas Nabi Muhammad saw membiasakan diri untuk berziarah ke makam Baqi’ pada saat giliran menginap di rumah sayyidah Aisyah ra.

Demikian pembahasan berkenaan dengan masalah ziarah kubur yang kami sampaikan. Atas segala kekurangan dan kesalahan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wasslaamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Imam Syafii Seorang muslim, yang suka berbagi ilmu agama.

Hadist Tentang Cinta

Imam Syafii
1 min read

Arti Birrul Walidain

Imam Syafii
1 min read

Cerita Anak Islam

Imam Syafii
2 min read

4 Replies to “Ziarah Kubur”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *