Zakat Simpanan Atau Tabungan

Pengertian dari zakat simpanan atau tabungan ialah zakat yang dikeluarkan dari simpanan ataupun tabungan yang kita miliki selama tabungan tersebut berupa harta yang telah memenuhi kriteria zakat. Adapun kriteria kriteria tersebut yakni harta tersebut berbentuk uang, emas atau perak yang merupakan kepemilikan pribadi dan dimiliki secara sempurna. Untuk kriteria selanjutnya yaitu harta tersebut telah memenuhi batas minimal wajib zakat atau nishab dan sudah tersimpan selama satu tahun lamanya.

Jenis Tabungan Yang Wajib Dikeluarkan Zakatnya

Adapun beberapa jenis tabungan yang wajib dikeluarkan zakatnya yaitu :

  1. Simpanan Bank

Semua simpanan yang ada di bank wajib dikeluarkan zakatnya. Simpanan tersebut dapat berupa rekening tabungan, giro dan deposito yang dimiliki pribadi dan pemiliknya bisa mengambil nya.

  1. Tabungan Pensiun

Saat menerima tabungan pensiun dari salah satu tempat bekerja wajib mengeluarkan zakat akan tetapi saat menerima tabungan pensiun pertama kali, pemilik belum dikenai wajib zakat namun harus menunggu setelah setahun tabungan pensiun tersebut diterima untuk memenuhi syarat haul.

  1. Safe Deposit Box

Bank menyediakan jasa kotak penyimpanan yang disewakan untuk orang yang ingin meyimpan hartanya atau barang berharga lainnya dengan aman. Jasa kotak penyimpanan ini telah terjamin sistem keamanan nya.

Perlu diketahui lagi mengenai zakat tabungan yang jenisnya Safe Depost Box atau jasa kotak penyimpanan harus terlebih dahulu dilihat harta yang di simpan nya. Jika harta yang disimpan berupa uang, emas dan perak maka wajib dikenakan zakat. Namun jika harta yang di simpan nya berupa permata, berlian atau barang sejenisnya yang di luar kriteria maka tidak wajib zakat.

Cara Menghitung dan Mengeluarkan Zakat Tabungan

  1. Perhitungan pertama yaitu seseorang yang telah mencapai waktu nisab cukup dengan melihat saldo awal dan akhir tabungan, kemudian zakat nya 2.5% dari saldo akhir dan tidak boleh termasuk bunga untuk bank konvesional
  2. Perhitungan yang kedua menurut ulama mazhab Imam Syafi’i dan Imam Hanbali, apabila seseorang mengalami tetap dalam waktu satu tahun, maka cara mengeluarkan zakat nya cukup dengan mengalikan 2.5% dengan nilai tabungan. Kalau tabungan itu fluktuatif, maka setiap perubahan berpengaruh terhadap haul tabungan.

 

(Ditulis Oleh : Fikri Ramadhan)

Tinggalkan komentar