Sifat Mustahil Bagi Rasul

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh. Umat muslim tentunya sangat paham dengan siapa yang membawa ajaran agamanya. Ya, siapa lagi kalau bukan rosululloh atau utusan Allah. Alloh mengutus hamba-Nya yang dikehendaki sebagai pembawa risalah-Nya. untuk pembahasan kali ini admin akan membahas sifat mustahil bagi rasul.

Allah menurunkan utusan ke dunia ini bertujuan menyampaikan risalah Allah SWT. Para utusan Allah bukan dipilih oleh manusia, melainkan dipilih langsung Allah SWT. Sehingga hanya Allah yang tau siapa yang akan menjadi rasul dan siapa yang akan menjadi penggantinya bila rasul sebelumnya telah tiada.

Dalam menyampaikan risalah Allah para rasul diberi beberapa keistimewaan atau kelebihan. Keistimewaan atau kelebihan yang hanya diberikan oleh Allah SWT kepada Rasul-Nya dinamakan sebagai mukjizat.

Rasul atau utusan Allah sebenarnya manusia biasa artinya bukanari golongan malaikat atau jin. Akan tetapi hamba Allah yang ditunjuk menjadi utusan-Nya tidak bisa dipandang sama dengan manusia biasa pada umumnya.

Maksudnya ialah derajat orang yang diangkat oleh Allah untuk menjadi Rasul adalah manusia yang secara khusus dipilih oleh Allah untuk menyampaikan segala sesuatu yang menjadi ajaran agama Allah SWT. Jadi derajatnya lebih tinggi dari pada manusia biasa pada umumnya.

Baca Juga: Macam Macam Takdir 

Allah SWT juga secara khusus memberikan sifat-sifat kepada para utusannya dalam menyampaikan risalah-Nya. Sehingga tidak mungkin para utusan Allah memiliki sifat yang fasik. Mengingkari ajaran Allah, menebar kebencian diantara umat manusia, berbuat kerusakan atau sifat-sifat buruk lainnya.

Nah untuk memperjelas pembahasan mari simak bersama-sama beberapa sifat-sifat mustahil bagi seorang rasul.

Penjelasan Sifat Sifat Mustahil Bagi Rasul

Setiap Rasul yang diutus oleh Allah SWT oleh Allah dibekali sifat-sifat terpuji yang secara istimewa belum tentu dapat dilakukan oleh manusia pada umumnya dengan istiqomah. Dan Allah menghindarkan utusan-Nya dari sifat-sifat yang tercela. Berikut sifat mustahil bagi rasul.

  1. Berbohong atau kiddzib kebalikan dari sifat shiddiq (jujur)
  2. Tidak dapat dipercaya atau khianat kebalikan dari sifat amanah (jujur)
  3. Menyembunyikan ajaran atau kitman kebalikan dari sifat menyampaikan perintah dan larangan (tabligh)
  4. Pelupa atau ghoflah kebalikan dari sifat cerdas (fathonah)

Nah keempat sifat diatas merupakan sifat mustahil bagi Rasul-rasul Allah. Para rasul mustahil memiliki sifat pembohong, tidak dapat dipercaya, menyembunyikan ajaran Allah dan tidak mungkin memiliki sifat pelupa.

Keempat sifat diatas merupakan kebalikan dari sifat-sifat yang wajib ada pada diri seorang rasul. Seorang rasul pasti memiliki sifat-sifat yang mulia yaitu, amanah, siddiq, tabligh dan fathonah.

Baca Juga: Sifat Jaiz Rasul

Selain sifat wajib dan mustahil, seorang rasul juga memiliki sifat jaiz (mumkin). Apa itu sifat jaiz bagi seorang rasul? Sifat jaiz bagi seorang rasul yaitu al-a’rodhul basyariyah. Iyalah sifat-sifat seperti manusia pada umumnya.

Sifat Rasul Yang Seperti Manusia Pada Umumnya

Sifat rasul yang seperti manusia pada umumnya yaitu seperti makan, minum, membutuhkan tempat tinggal, memiliki istri, anak dan lain sebagainya. Jadi seorang rasul pun tetap membutuhkan manusia lain dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Seorang rasul atau utusan Allah juga bisa menderita sakit seperti manusia pada umumnya, akan tetapi kondisi yang demikian sama sekali tidak mengurangi derajatnya sebagai rasul di sisi Allah SWT.

Perbedaan Rasul dengan Manusia biasa

Perbedaan seorang rasul dengan manusia awam atau manusia biasa adalah sifat sam’iyat. Sifat sam’iyat yaitu sifat atau hal-hal yang tidak dapat dicapai dengan akal biasa dan sifat sam’iyat bisa kita ketahui dari keterangan-keterangan yang kita terima dari sumber agama yang dapat dipercaya.

Yaitu dari ulama, kyai atau ustadz yang dapat membaca dan memahami kitab suci Allah SWT. Sehingga mengenai ciri-ciri seorang rasul pun kita tidak perlu bingung dan tidak perlu ragu untuk mengakui kerasulan seseorang setelah kita tahu melalui keterangan para ahli agama.

Wallohu a’lamu bish shoab. Ihdinash shiraathol mustqim wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.

2 pemikiran pada “Sifat Mustahil Bagi Rasul”

Tinggalkan komentar