Sifat Jaiz Allah

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh. alhamdulillah pada kesempatan ini admin masih di beri kesempatan menulis artikel oleh Allah SWT, yaitu artikel yang berjudul sifat jaiz Allah SWT.

Umat muslim percaya dengan sepenuh hati bahwa tidak ada Tuhan yang haq disembah selain Allah SWT. Percaya dan menyembah Allah merupakan kewajiban bagi umat muslim setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Allah tidak bisa disamakan dengan makhluk yang diciptakan-Nya. Meskipun demikian Allah tetap memiliki sifat-sifat yang melekat pada dzat-nya. Dan sifat-sifat Allah berbeda pula dengan sifat-sifat makhluk ciptaan-Nya.

Baca Juga: Sifat Jaiz Rasul

Allah memiliki sifat-sifat yang berbeda dengan makhluknya seperti, tidak makan, tidak minum, tidak memiliki bapak dan ibu, tidak pula memiliki anak, tidak tidur, tidak membutuhkan bantuan makhluk ciptaan-Nya.

 Sedangkan makhluk ciptaan-Nya memiliki sifat berupa kebalikan dari sifat-sifat yang dimiliki Allah SWT. Setiap makhluk ciptaan Allah yang hidup di bumi semua membutuhkan makan, minum, memiliki keluarga, membutuhkan pertolongan pihak lain dan lain sebagainya.

Dalam upaya beriman kepada Allah SWT setiap umat muslim juga diwajibkan untuk memahami sifat-sifat Allah SWT. Sehingga selain menjalankan kewajiban sebagai umat muslim yang harus mengagungkan-Nya juga diwajibkan untuk mengetahui sifat-sifat-Nya.

Semakin manusia mengenal Tuhannya maka semakin tinggi pula derajat manusia tersebut di sisi-Nya. Akan tetapi mengenal sifat-sifat Tuhan yang maha esa tidak bisa dipandang remeh dan hanya menghafalkan sifat-sifat wajib, mustahil dan jaiz semata.

Melainkan harus dengan memahami pula maksud atau makna dari setiap sifat-sifat-Nya tersebut. Namun bagi kita yang masih awam, mengetahui sifat-sifat wajib bagi Allah, sifat mustahil dan sifat jaiz-Nya sudah cukup untuk kita lakukan.

Sifat Sifat Allah SWT Terbagi Menjadi Tiga

Sifat-sifat Allah terbagi menjadi tiga bagian yaitu sifat wajib bagi Allah, sifat mustahil bagi Allah dan sifat jaiz bagi Allah. Sifat wajib bagi Allah yaitu sifat yang pasti ada pada dzat-nya. Sedangkan sifat mustahil bagi Allah adalah sifat yang berlawanan atau kebalikan dari sifat-sift wajibnya Allah.

Sifat Jaiz Allah SWT

Adapun sifat jaiz bagi Allah yaitu sifat yang boleh ada dan boleh pula tidak ada atau lebih tepatnya yaitu Allah berkehendak menciptakan sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya. Dalam al-qur’an disebutkan;

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ

“Dan Tuhanmu menjadikan dan memilih apa yang dikehendaki-Nya.” ( qs. Al-qoshos:68)

Contoh Sifat Jaiz Allah SWT

Sebagai contoh dari sifat jaiz bagi Allah misalnya; Allah dalam menjadikan alam ini bukanlah suatu keharusan. Sebab bila menjadi suatu keharusan maka semuanya hawadits, dan itu tidak mungkin terjadi.

Dalam penciptaan alam ini apabila Allah berkehendak maka terjadilah alam tersebut wujud atau ada, namun bila Allah tidak menghendaki maka tidak akan wujud (tidak akan ada) alam tersebut.

Dari keterangan di atas dapat kita petik kesimpulan, bahwasanya Allah dalam menciptakan sesuatu atau tidak menciptakan sesuatu merupakan suatu kemungkinan yang Allah sendiri yang mengetahui. Artinya sesuatu tersebut (contoh alam) bukanlah sesuatu yang wajib bagi Allah untuk menciptakannya.

Sifat menciptakan alam ini atau tidak menciptakan alam ini adalah salah satu contoh dari bentuk sifat wajib bagi Allah. Maksudnya ialah, hal tersebut boleh saja terjadi dan boleh pula tidak terjadi.

Apabila Allah menghendaki untuk terjadi maka hal itu terjadi dan alam menjadi wujud atau ada, namun bila Allah tidak menghendaki maka tidak akan terjadi sehingga alam ini tidak wujud (tidak ada).

Itulah sepenggal keterangan mengenai sifat jaiz bagi Allah. Jadi sifat jaiz bagi Allah merupakan sifat yang berkaitan dengan segala sesuatu yang menjadi kehendak-Nya tanpa ada sesuatu yang dapat menghalangi akan terjadinya kehendak tersebut.

Sifat jaiz bagi Allah adalah sifat yang tidak wajib ada bagi Allah. Artinya bukan sifat yang harus dan pasti ada bagi Allah. Berbeda dengan sifat wajib bagi Allah yaitu sifat yang pasti ada bagi Allah.

Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya bila terdapat keterangan atau tulisan yang kurang dipahami oleh para pembaca sekalian. Kritik dan saran kepada kami selalu kami nantikan demi terbangunnya sebuah pemikiran yang lebih bagus dikemudian hari.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

2 pemikiran pada “Sifat Jaiz Allah”

Tinggalkan komentar