PENGERTIAN MALAIKAT

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Manusia pada umumnya mengetahui bahwa masih banyak terdapat ciptaan Allah selain manusia, tumbuhan dan binatang. Segala sesuatu yang ada di dunia ini memang diciptakan oleh Allah SWT, baik yang hidup maupun yang berupa makhluk tak hidup seperti bebatuan.

Selain manusia dan segala sesuatu yang Nampak oleh mata kita, Allah juga menciptakan sesuatu yang tidak tampak oleh mata manusia. Maka dari itu kita juga diwajibkan untuk beriman kepada sesuatu yang ghoib.

Mahluk Ghoib

Sesuatu yang ghoib diantaranya yaitu malaikat, jin  dan syaitan atau iblis. Malaikat berbeda dengan manusia. Adapun jin sama seperti halnya manusia artinya mereka memiliki sifat-sifat seperti manusia misalnya tempat tinggal, makan dan memiliki iman kepada Allah.

Namun terdapat pula jin yang tidak beriman kepada Allah atau jin kafir. Sedangkan syaitan tidak sama dengan manusia, malaikat dan jin. Syaitan diciptakan oleh Allah SWT dari api dan memiliki watak membangkang kepada Allah sejak pertama kali ia diciptakan.

Baca Juga : Pengertian Iman

Oleh karena itu syaitan memiliki pekerjaan mengganggu manusia untuk menyimpang dari ajaran agama Allah SWT. Sehingga syaitan adalah makhluk Allah yang benar-benar berbeda dengan ciptaan Allah yang lainnya.

Sama sekali tidak ada iman di dalam diri syaitan. Bahkan ketika Allah menciptakan nabi Adam As. kemudian Allah menyuruh syaitan untuk bersujud kepada nabi adam, syaitan justru menolak dengan alasan karena dirinya terbuat dari api sedangkan nabi adam terbuat dari tanah.

Pengertian Malaikat

Kata Malaikat berasal dari bahasa arab yaitu malaka yang memiliki arti kekuatan. Terdapat pula dari kat amashdar yaitu al-alikah yang memiliki arti risalah atau misi. Malaikat diciptakan oleh Allah SWT dengan cahaya atau nuur.

Hal ini seperti disebutkan dalam hadits nabi Muhammad SAW yang artinya “malaikat telah diciptakan dari cahaya.”

Iman kepada malaikat-malaikat Allah merupakan salah satu bagian dari rukun iman yang wajib kita tanamkan dalam hati kita. Iman kepada malaikat merupakan salah satu sendi keimanan bagi orang muslim.

Baca Juga : Cerita Anak Islam

Iman kepada malaikat-malaikat Allah maksudnya ialah meyakini dengan dengan sepenuh hati mengenai adanya malaikat meskipun kita tidak dapat  melihat secara kasat mata bagaimana wujud dari para malaikat.

Allah SWT menciptakan malaikat dari cahaya. Adapun sifat-sifat malaikat sangatlah berbeda dengan sifat manusia ataupun jin. Manusia memiliki sifat memilih antara baik dan benar. Manusia dapat melakukan kebaikan bisa pula melakukan kebenaran.

Akan tetapi malaikat hanya memiliki sifat seperti yang diperintahkan Allah kepada-Nya. Malaikat yang diberi tugas mencabut nyawa misalnya, maka selama masih terdapat manusia di muka ini malaikat tersebut hanya bertugas mencabut nyawa saja.

Lantas bagaimana dengan malaikat jibril yang pada rasul memiliki tugas untuk menyampaikan wahyu Allah kepada para Rasul-rasul Allah? Malaikat jibril setelah tidak ada lagi nabi atau rasul yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan risalah Allah kepada umat manusia di muka bumi maka tugasnya adalah berdzikir.

Memuji dan mengagungkan Allah SWT sepanjang waktu. Begitu pula dengan malaikat isrofi yang bertugas meniup sangkakala ketika hari qiyamat nanti. Maka pada hari-hari sebelum datangnya hari qiyamat malaikat Isrofil hanya berdzikir, memuji dan mengagungkan asma Allah SWT.

Mengenai jumlah malaikat hanya Allah saja tahu mengenai jumlah seluruhnya. Adapun umat muslim hanya diwajibkan mengimani sepuluh malaikat saja. Malaikat tidak bisa dilihat oleh mata manusia kecuali bila Allah telah berkehendak.

Penjelasan Malaikat Bukan Laki Laki / perempuan

Malaikat merupakan makhluk ciptaan Allah yang tidak sama dengan manusia, artinya malaikat bukan dari jenis laki-laki ataupun perempuan. Akan tetapi pada zaman Rasul dahulu bila malaikat turun untuk menyampaikan wahyu, malaikat turun dengan wujud seorang laki-laki.

Demikianlah keterangan yang dapat kami berikan mengenai pengertian tentang malaikat. Semoga dapat serta menambah keimanan kita kepada Allah, malaikat Allah kitab-kitab Allah Rasul-rasul Allah, hari akhir dan beriman kepada Qodo dan qodar, amiin ya rabbal ‘alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.