Niat Sholat Idul Fitri

Sholat idul fitri

Asslamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Setiap tahun ada satu di antara dua belas bulan hijriya yang kita nanti-nantikan kedatangannya.Bulan suci ramadhan, adalah salah satu bulan yang begitu banyak keberkahan didalamnya.Mulai dari banguntidur hingga tidur kembali semua amal ibadah dilipat gandakan pahalanya.

setelah satu bulan kita sebagai umat muslim berpuasa, akan tiba pada hari perayaan yang disebut dengan hari raya idul fitri. Setelah matahari tenggelam dan telah dinyatakan bahwa hari raya telah tiba maka pada malam itu kita beramai-ramai untuk mengumandangkan takbir. Ada banyak macam cara memeriahkannya. Mulai takbir keliling, lomba takbiran dan lain-lain.

Ketika pagi menyapa dengan segenap wajah bahagia karena telah berpuasa selama sebulan penuh. Tiba saatnya bagi umat muslim untuk menjalankan sholat idul adha. Sholat idhul adha hukumnya sunnah muakkad. Sunnah muakkad yaitu sunnah yang sangat ditekankan untuk dilaksanakan. Berbeda dengan sunnah ghoiru muakkad.

Baca Juga : Niat Puasa

Sedangkan sunnah ghoiru muakkad yaitu amaliah sunnah yang tidak begitu ditekankan atau dianjurkan untuk dilaksanakan. Akan tetapi dengan amaliah sunnah sangat tidak diperbolehkan bila kita mengentengkan. Sebab dikhawatirkan nanti lama-kelamaan akan mudah mengentengkan amaliah yang wajib seperti sholat misalnya.

Lalu bagaimana kaifiyah atau tatacara melaksanakan sholat idhul fithri? Pada dasarnya melaksanakan sholat idul fitri sama saja seperti melaksanakan sholat pada umumnya. Yang membedakan adalah niat dan beberapa bacaan di dalam sholat.Sholat hari raya tidak didahului adzan dan iqomah.

Untuk lebih jelasnya mari kita belajar bersama-sama mengenai tatacara bagaimana menjalankan sholat hari raya yang benar menurut syariat.Mari simak bersama-sama mengenai tata cara sholat idul fitri.Berikut penjelasannya.

Suci Dari Hadats Besar Dan Kecil

Sebelum membahas niat, sebagai orang yang akan melaksanakan sholat tentu harus suci dari hadats besar dan kecil.Sholat dilaksanakan dalam keadaan suci, baik suci tempatnya, pakaiannya maupun orang yang melaksanakannya.

Baca Juga : Niat Puasa Tarawih

Adapun tempat melaksanakan sholat idul fitri atau idul adha sebaiknya dilaksanakan di dalam masjid bukan di tempat lain. Akan tetapi bila terdapat udzur maka diperbolehkan untuk melaksanakan sholat sholat selain di masjid, seperti tanah lapang atau tempat yang layak untuk melaksanakan sholat.

Niat Sholat Idul Fitri Arab

Setiap segala amal ibadah tentu harus diawali dengan niat yang baik.Begitu pula dengan sholat hari raya.Setiap sholat yang hendak kita kerjakan haruslah diawali dengan niat yang sesuai dengan sholat tersebut.Berikut lafadz niat sholat hari raya.

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْضِ الْفِطْرِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Niat Sholat idul fitri Arab

Usholli sunnatan li’iidhil fithri ma’muuman lillahi ta’alaa

“saya niat sholat sunnah idhul fithri dengan menjadi makmum karena Alloh ta’ala”

Niat Sholat Idul Fitri Menjadi Imam

Namun bila posisi kita sebagai imam, maka sebagai berikut niatnya;

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْضِ الْفِطْرِ إماْمًا لِلهِ تَعَالَى

Niat Sholat Idul Fitri Menjadi Imam Latin

Usholli sunnatan li’iidhil fithri imaaman lillahi ta’alaa

“saya niat sholat sunnah idhul fithri menjadi imam karena Alloh ta’ala”

Itulah niat yang harus dibaca sebelum kita melaksanakan sholat hari raya.Niat dibaca di dalam hati dengan sungguh-sungguh.

Takbiratul Ihram

Setelah niat selanjutnya membaca takbiratul ikhram dibarengi dengan mengangkat kedua tangan. Ketika mengangkat tangan untuk takbiratul ikhrom sama seperti dalam sholat pada umumnya. Yaitu laki-laki mengangkat tangan sampai pada telinga dan bila perempuan cukup sampai di depan dada.

Doa Iftitah

Setelah takbiratul ikhram kemudian membaca doa iftitah. Berikut doanya;

“Allah dzat yang maha agung.Segala puji hanya milik Alloh.dengan segala puji maha suci Alloh pagi dan sore.Sesungguhnya aku menghadapkan diri kepada dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan condong dan pasrah, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang musyrik.Sesungguhnya sholat saya, ibadah saya, hidup saya dan mati saya itu milik Allah tuhan semesta alam.tidak ada yang dapat menyekutukan Allah, begitulah kami diperintah tidak menyekutukan kepada Alloh. Dan saya adalah dari golongan orang islam.”

 Membaca Takbir Tujuh Kali Pada Rakaat Pertama

Setelah selesai membaca doa iftitah selanjutnya yaitu membaca takbir ( اَللهُ اَكْبَرْ )

sebanyak tujuh kali.

Setelah membaca takbir. Diantara takbir kesatu dan kedua membaca kalimat;

Allohu akbar kabiirow walhamdulillahi katsiiro. Wa subhanallohi bukrotaw wa ashiila.

Alloh dzat yang maha agung. Segala puji hanya milik Alloh.dengan segala puji maha suci Alloh pagi dan sore”

Atau membaca kalimat;

Subhanallohi wal hamdulillahi wa laa ilaaha illallohu wallohu akbaru

“maha suci Alloh, segala puji hanya milik Alloh, tidak ada tuhan yang disembah kecuali Alloh, Alloh maha besar.”

 Membaca Surat Al-Fatihah

Setelah selesai membaca takbir sebanyak tujuh kali kemudian dilanjutkan dengan membaca surat al-fatihah. Bila sedang menjadi imam maka bacaan fatihahnya dikeraskan.Naming bila menjadi makmum maka bacaan fatihahnya cukup didalam hati, dengan catatan telinga orang yang membaca dapat mendengarnya.

Baca Juga : Keutamaan Bulan Ramadhan

Setelah selesai membaca surat al-fatihah selanjutnya diteruskan dengan membaca suratan. Surat yang dibaca yaitu surat“sabbihismaa robbikal a’laa” ((سبح اسم ربك الأعلى

Setelah takbir selesai hingga tujuh kali, maka diteruskan dengan rukuk. Bacaan saat rukuk sama dengan bacaan ketika rukuk pada sholat biasa atau sholat selain hari raya.Setelah ruku kemudian I’tidal,membaca doa I’tidal seperti pada sholat biasanya.

Setelah membaca doa I’tidal kemudian sujud, membaca doa sujud seperti biasanya. Kemudian Duduk diantara dua sujud, membaca doa diantara dua sujud.Kemudian berdiri untuk rakaat kedua.

Membaca Takbir Lima Kali Pada Rakaat Kedua

Setelah berdiri dari rakaat pertama kemudian berdiri untuk rokaat yang kedua, masih berdiri pada rokaat kedua kemudian membaca takbir seperti pada rakaat pertama sebanyak lima kali.

Baca Juga : Yang Membatalkan Puasa

Diantara bacaan takbir pertama dan kedua atau kedua dan ketiga dan seterusnya membaca bacaan yang sama seperti pada rakaat pertama. Selanjutnya sama seperti pada rakaat pertama yaitu membaca surat al-fatihah. Setelah membaca al-fatihah diteruskan dengan membaca suratan.

Lafadz Takbiran

Adapun pada malam hari, yaitu malam tanggal satu syawal.Dari setelah tenggelamnya matahari hingga dilaksanakannya sholat idul fitri disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir.Atau yang dalam bahasa kita disebut dengan takbiran.Berikut lafadz takbiran.

Allohu akbar. Allohu akbar. Allohu akbar. Laa ilaaha illallohu wallohu akbar. Allohu akbar wa lillhailhamdu. Allohu akbar kabiirow walhamdulillahi katsiiro wa subhaanallohi bukrotaw wa atsiilaa. Laa ilaaha illallohu wa laa na’budu illa iyyaahu mukhlishiina lahd diin walau karihal kaafiruun. Laa ilaaha illallohu wahdahu shodaqo wa’dah wa nashoro ‘abdah wa a’azza junndahu wa hazamal ahzaaba wahdahun.

“Alloh maha besar, Alloh maha besar, Alloh maha besar. Tidak ada tuhan yang disembah  selain Alloh. Alloh maha besar dan segala puji hanya milik Alloh.Alloh dzat yang maha agung.Segala puji hanya milik Alloh.dengan segala puji maha suci Alloh pagi dan sore.tidak ada tuhan kecuali Alloh.Dan kita tidak akan menyembah kecuali menyembah Alloh.Dengan ikhlash sebagaimana agamanya Alloh meskipun orang kafir membenci.Tidak ada tuhan selain Alloh dzat yang maha suci.janjinya Alloh benar.Alloh menolong hambanya memulyakan pasukan-Nya dan mengalahkan musuhnya oleh Alloh sendiri.Tidak ada tuhan selain Alloh.Alloh maha besar, segala puji hanya milik Alloh.”

Satu pemikiran pada “Niat Sholat Idul Fitri”

Tinggalkan komentar