Niat Sholat Hajat

SHOLAT HAJAT

Pengertian Sholat Ha

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pada kesempatan yang berbahagia kali ini perkenankanlah kami mengulas materi tentang sholat hajat. Apa itu sholat hajat?

Pengertian Sholat Hajat

Yaitu sholat sunnah yang dilakukan dalam rangka untuk memohon atau menyampaikan hajat atau keinginan kita. Atau dalam kata lain. Yaitu sholat yang secara khusus dilaksanakan untuk menyampaikan doa-doa kita kepada Allah SWT.

Harapan, cita-cita atau keinginan begitu pula masalah atau kesulitan dalam hidup tidak semuanya dapat kita penuhi dan selesaikan dengan hanya menggunakan kemampuan diri sendiri. Oleh sebab itu sebagai bentuk usaha batiniyah salah satu cara agar apa yang kita harapkan menjadi kenyataan adalah dengan melaksanakan sholat hajat.

Baca Juga : Keutamaan sholat istikhoroh

Begitu pun ketika seseorang dirundung masalah, tentu ada kalanya masalah tersebut sangat sukar menemui jalan keluar, maka sebagai bentuk menghambakan diri kepada Allah SWT sekaligus sebagai usaha batiniyah dalam mencari jalan keluar dari masalah tersebut, maka sholat hajat adalah solusi terbaik untuk mendapatkan jawabannya.

DALIL DIANJURKAN SHOLAT HAJAT

Berikut dalil yang diambil dari kitab niyahatuz zain karya syaikh Nawawi Al-Bantani tentang dianjurkannya melaksanakan sholat hajat.

Artinya :

Syaikh Nawawi Al-BAntani menyebutkan sebuah riwayat dari Wahib bin Warad, menyebutkan bahwa doa yang diawali dengan sholat sunnah sebanyak 12 rakaat dan pada setiap rakaatnya membaca surat al-fatihah, ayat kursi dan surat al-ikhlas, maka doa tersebut benar-benar makbul. Berikut doa yang dapat dibaca selepas sholat sunnah 12 rakaat;

Artinya :

“Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Maha suci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Maha suci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimatMu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana.”

Baca Juga : Keutamaan Ayat Kursi

Waktu Sholat Hajat

Akan tetapi bila seseorang dalam prakteknya melaksanakan sholat hajat hanya dua rakaat saja, maka hal tersebut sudah dikatakan cukup dari 12 rakaat. Dua rakaat sholat sunnah hajat ini tidak mesti harus dilaksanakan secara khusu, akan tetapi sudah terbilang mencukupi dengan melaksanakan sholat fardhu atau sholat sunnah tahiyatul masjid atau dengan melaksanakan sholat sunnah lainnya.

Baca Juga : Dahsyatnya Sholat istiqoroh

Akan tetapi akan lebih mantap lagi bila sholat hajat dikerjakan secara khusus. Mengingat betapa besarnya keutamaan yang dapat kita raih bila melaksanakan sholat hajat secara khusus. Bila sholat hajat dikerjakan secara khusus maka malam hari adalah waktu yang baik untuk melaksanakan sholat hajat. Dimana pada waktu itu kebanyakan orang tengah beristirahat.

Sehingga suasana khusyuk dan tenang dapat lebih membantu kita untuk benar-benar mendalam dan menghayati betul mengenai sesuatu apa yang hendak kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Maka bila hendak melaksanakan sholat hajat untuk memohonkan doa-doa harapan kita, malam hari lah waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat hajat.

Baca Juga : Keutamaan Sholat Tahajud

TATA CARA SHOLAT HAJAT

Sholat hajat dapat dilakukan dengan jumlah bilangan rakaat sebanyak dua rakaat atau dua belas (12) rakaat. Berikut tata cara melaksanakan sholat hajat yang benar. Bila hendak mengerjakan sholat hajat dua belas (12) rakaat, maka cara mengerjakannya adalah dua rakaat-dua rakaat sebanyak enam kali salaman, sehingga semuanya ada 12 rakaat.

  1. Membaca niat.

Niat Sholat Hajat

اُصَلِّي سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Niat Sholat Hajat Latin

Usholli sunnatal hajaati rok’ataini lillahi ta’ala

Terjemah Arti Sholat Hajat

“aku niat sholat hajat dua rakaat karena Allah ta’ala”

  1. Takbiratul ikhram setelah membaca niat.
  2. Membaca surat al-fatihah.
  3. Setelah membaca surat al-fatihah dianjurkan membaca ayat kursi dan surat al-ikhlas. Atau dapat juga setelah membaca al-fatihah langsung membaca surat-surat pendek.
  4. Setelah salam dilanjutkan dengan membaca wirid (istighfar dan kalimat tauhid sebanyak 100x)
  5. Membaca sholawat sebanyak 100 x dan dilanjutkan dengan membaca doa setelah sholat hajat.

DOA SHOLAT HAJAT

Rasulullah saw memerintahkan kepada umatnya untuk melakukan wudhu kemudian mendirikan sholat dua rakaat bila sedang memiliki hajat kepada Allah SWT atau kepada sesama hamba-Nya. Sholat dua rakaat ini kemudian dikenal dengan sholat hajat. Selepas menjalankan sholat hajat, hendaknya seseorang memuji kepada Allah SWT dan membaca sholawat kepada rasulullah saw.

Meskipun seandainya tidak melaksanakan sholat hajat pun tentu Allah sudah mengetahui keinginan atau hajat hamba-Nya, akan tetapi sangat baik bila sebagai manusia yang lemah memanjatkan doa kepada Allah SWT seperti doa yang diajarkan oleh rasulullah saw. Berikut doa yang dapat dibaca setelah seseorang menjalankan sholat hajat seperti yang diajarkan oleh rasulullah saw.

Doa Sholat Hajat

Terjemah Arti Doa Sholat Hajat

Doa tersebut merupakan doa yang berisi pujian kepada Allah SWT sebagai penjaga Arsy yang agung. Selain pujian doa tersebut dimaksudkan sebagai permohonan agar diberi petunjuk oleh Allah, diberi ampunan dan perlindungan dari segala dosa. Selepas membaca doa tersebut diperbolehkan untuk membaca doa sesuai dengan hajat atau kebutuhan yang sedang didinginkan.

DOA SHOLAT HAJAT KHUSU DARI RASULULLAH

Sesungguhnya doa setelah sholat teramat banyak jumlah dan macamnya, akan tetapi tidak setiap doa memiliki sejarah atau cerita dibalik terucapnya doa tersebut. Berikut pada masa rasulullah ada suatu kejadian seseorang yang kedua matanya tidak dapat melihat kemudian datang kepada rasulullah untuk didoakan agar sembuh dari penyakitnya.

Akan tetapi rasulullah mala memerintahkan orang tersebut untuk melaksanakan sholat sunnah hajat lalu membaca doa setelah sholat. Berikut adalah doa yang diajarkan oleh rasulullah kepada orang tersebut untuk dibaca setelah melaksanakan sholat hajat:

DOA SHOLAT HAJAT KHUSU DARI RASULULLAH

Doa sholat Hajat Khusu Dari Rasulullah

Doa sholat Hajat Khusu Dari Rasulullah Latin

Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya.

Terjemah Arti Doa sholat Hajat Khusu Dari Rasulullah

“Ya allah Sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah perkenankanlah dia (Muhammad saw) memberikan syafaatnya kepadaku”. 

Adapun keterangan lengkap dari cerita mengenai doa diatas adalah sebagaimana ditahrijkan oleh At-Tiridzi dan Ibnu Majah hadits riwayat Utsman bin Hunaif. Berikut hadits tersbut;

Artinya

“Bahwasannya ada seorang laki-laki yang penglihatannya rusak datang kepada Rasulullah saw sambil berkata “doakanlah kepada Allah untukku, agar disembuhkan-Nya aku ini”. Rasulullah saw balik menjawab “kalau kamu mau, aku dapat menundanya untukmu dan itu lebih baik, atau kalau kamu mau aku akan mendoakan” maka orang itu pun memohon “doakanlah untukku!” . Kemudian Rasulullah saw menyuruhnya berwudhu, maka wudhulah orang tersebut dengan baik dan shalat dua raka’at dan berdo’a dengan do’a ini “Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya”.

KEUTAMAAN SHOLAT HAJAT

Orang yang melaksanakan sholat sunnah, baik itu berupa sholat hajat, sholat tahajud atau sholat dhuha, maka orang tersebut akan mendapatkan atau memetik buah kemanfaatan dan keistimewaan dari sholat tersebut.

Misalnya orang yang istiqomah menjalankan sholat tahajud maka hasilnya dapat dibuktikan dengan janji Allah dalam Al-Quran bahwasanya;” Barangsiapa yang melaksanakan shalat sunnah (tahajjud) pada waktu sepertiga malam, maka Allah berjanji akan menempatkan orang – yang melakukan shalat tahajud – itu pada tempat yang sangat mulai, maqamam mahmudah.”

Dari hal diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa bila sesuatu tersebut dalam pandangan Allah sudah berada pada tempat yang mulia (maqomam mahmudah), maka secara pasti dalam pandangan manusia pun derajatnya akan lebih mulia. Hal tersebut dapat kita buktikan dari orang-orang yang mencoba untuk membuktikan janji-janji Allah yang terdapat didalam al-quran.

Sebagai manusia telah kita sadari bersama bahwa setiap manusia memiliki kebutuhan. Kebutuhan tersebut tidaklah pernah ada habisnya. Bahkan kebutuhan tersebut setiap hari semakin bertambah banyak dan akan terus bertambah, kecuali bila orang tersebut meninggal.

Oleh sebab itulah ketika kita membutuhkan sesuatu alangkah sangat baik bila diimbangi dengan rajin melaksanakan sholat sunnah. Sehingga sholat tersebut akan ikut serta membantu dalam mengontrol nafsu.

Maka laksanakanlah sholat sunnah dengan tanpa mengesampingkan sholat fardu yang lima waktu. Sebagaimana yang dianjurkan oleh rosululloh Muhammad saw. Sehingga dalam menjalani kehidupan sehari-hari antara keinginan dari hati dan keinginan nafsu dapat kita bedakan dengan akal sehat dan dengan hati yang lapang.

Dari keterangan-keterangan diatas dapat kita pelajari bersama, bahwa salah keutamaan melaksanakan sholat hajat adalah sebagai bentuk komunikasi seorang hamba kepada Allah SWT mengenai suatu kebutuhan atau urusan yang hendak disampaikan kepada Allah SWT.

Sholat hajat di dalam nya adalah secara khusu untuk menyampaikan permohonan-permohonan hamba kepada Allah SWT. Maka sebagaimana dari hadits atau keterangan diatas dapat dipahami bersama bahwa sholat hajat dapat menjadi lantaran dikabulkannya doa-doa kita kepada Allah SWT akan suatu kebutuhan atau keinginan.

Demikian penjelasan mengenai sholat hajat yang dapat kami sampaikan. Atas segala kekurangan dan ketidaknyamanan yang saudara dapatkan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Ihdinash shirotol mustaqim wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Satu pemikiran pada “Niat Sholat Hajat”

Tinggalkan komentar