Imam Syafii Seorang muslim, yang suka berbagi ilmu agama.

Macam Macam Zakat

2 min read

Assalamu’alaikum  sahabat. bulan Ramadhan akan segera tiba, inilah kesempatan kita untuk mendapatkan pahala berlipat ganda dengan melakukan banyak amal sholeh. Seperti berinfaq, membaca qur’an dan shalat sunnah.

Banyak peluang untuk mendapatkan pahala di bulan yang penuh berkah ini, namun tentu saja ada amalan yang wajib untuk dikerjakan seperti berpuasa dan zakat fitrah.

Tetapi tahukah sahabat jika zakat itu banyak macamnya? pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai macam-macam zakat. Mungkin kebanyakan dari sahabat sudah mengerti tentang zakat fitrah bahkan sudah pernah melakukannya bukan? mungkin dengan membaca artikel ini sahabat bisa lebih mengetahui tentang macam-macam zakat.

Pengertian Zakat

Dari segi Bahasa, zakat berasal dari kata az-zakaah yang artinya adalah suci, tumbuh, berkah dan terpuji. Menurut Hasbi Ash-Shiddieqy dalam bukunya berjudul “Pedoman Zakat”  menjelaskan bahwa zakat memiliki beberapa pengertian seperti nama’ (kesuburan), thaharah (kesucian), barakah (keberkahan), dan tazkiyahtathhir (mensucikan).

Zakat adalah sejumlah harta yang bersifat wajib dikeluarkan oleh semua umat muslim untuk diberikan kepada golongan yang berhak untuk menerimanya. Zakat termasuk dalam rukun islam ke-4 dan menjadi salah satu unsur yang paling penting dalam syariat Islam.

Hukum zakat adalah wajib bagi setiap umat muslim yang sudah memenuhi syarat-syarat yang terlah ditentukan,

Macam Macam Zakat

#1. Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh umat muslim pada bulan Ramadhan hingga menjelang hari raya Idul Fitri. Zakat fitrah dapat dibayarkan setara dengan 3,5 liter (2,5 kilogram) makanan pokok pada daerah yang bersangkutan. Karena makanan pokok di Indonesia adalah nasi, maka beras dapat dijadikan sebagai zakat.

#2. Zakat Maal

Zakat maal (harta), adalah zakat penghasilan seperti hasil laut, pertanian, pertambangan, ternak, perniagaan, harta temuan, emas dan perak. Setiap jenis penghasilan memiliki perhitungannya sendiri.

Kalkulasi Zakat

Zakat Fitrah

Perhitungan zakat fitrah setiap orang adalah 3,5 liter lalu x harga beras per liter.

Contoh : Harga beras yang biasa sahabat konsumsi adalah Rp 10.000/ liter, maka zakat fitrah yang harus dibayarkan adalah Rp 35.000. Jika dihitung dari segi berat, maka zakat fitrah per orang adalah 2,5 kilogram x harga beras per kilogram.

Zakat Maal

Perhitungan zakat maal per orang adalah 2,5% x jumlah harta yang disimpan selama satu tahun. Jika menghitung nisab zakat maal, maka 85 x harga emas pasaran per gram.

Zakat Penghasilan

Perhitungan zakat penghasilan, hitung total  penghasilan sahabat lalu kurangi dengan total pendapatan hutang. Jika sudah, hasilnya dikalikan 2,5%.

Orang Yang Wajib Berzakat  (Muzakki)

Orang yang wajib berzakat fitrah disebut dengan muzakki, ketentuan seseorang yang wajib untuk berzakat apa saja?

Beragama Islam, karena zakat fitrah diwajibkan untuk mereka yang beragama muslim. Seperti yang ada pada hadis Rasulullah SAW, “Abu Bakar Ash-Shiddiq RA berkata, inilah sedekah (zakat) yang diwajibkan oleh Rasulullah kepada kaum Muslim” (HR. Bukhari).

Merdeka, sehingga golongan-golongan yang termasuk dalam hamba sahaya tidak wajib untuk membayar zakat.

Mempunyai harta yang lebih dari pada kebutuhannya sehari-hari untuk dirinya dan orang-orang di bawah tanggungan pada hari raya dan malamnya.

Orang yang Berhak Menerima Zakat (Mustahik)

Dalam hal ini, Allah telah menegaskan ciri-cirinya Seperti firman Allah dalam QS. At-Taubah ayat 60 yang artinya,

Sesungguhnya  zakat-zakat itu, hanya  untuk orang-orang fakir, orang miskin, pengurus zakat, para mualaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan oleh Allah

Dari keterangan ayat diatas, maka golongan mustahik yang sah dikategorikan ke dalam 8 golongan.

Fakir, adalah mereka yang tidak memiliki apapun baik harta maupun kemampuan fisik sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok di dalam hidupnya.

Miskin,  adalah mereka yang memiliki harta tetapi harta tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya setiap hari.

Amil, adalah seseorang yang mengumpulkan lalu mendistribusikan zakat fitrah.

Mualaf, adalah mereka yang telah berikrar dalam dua kalimat syahadat/ masuk Islam dan memerlukan bantuan sebagai upaya menguatkan keimanan-keimanan dan syariat islam.

Gharimin, adalah mereka yang mempunyai hutang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Seseorang yang menghutang tetapi bukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri namun hanya untuk memenuhi keinginannya sendiri maka tidak tergolong sebagai golongan gharimin.

Ibnu Sabil, adalah mereka yang melakukan sebuah perjalanan namun kehabisan bekal. Perjalanan tersebut adalah perjalanan dengan niat dalam rangka ketaatan kepada Allah SWT.

Fii Sabilillah, adalah mereka yang memperjuangkan dakwah-dakwah Islam dengan berbagai macam cara. Seperti ulama, ustad, dan lain sebagainya.

Hamba Sahaya, adalah mereka yang masih belum merdeka tetapi ingin memerdekakan dirinya.

Begitulah pembahasan tentang zakat fitrah, semoga pembahasan kali ini bisa menambah khasanah sahabat mengenai ilmu pengetahuan terkait islam. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(Ditulis Oleh : Rizqi Musthofa)

Imam Syafii Seorang muslim, yang suka berbagi ilmu agama.

Zakat Emas dan Perak

Imam Syafii
2 min read

Zakat Akhir Tahun

Imam Syafii
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *