Keutamaan Al-Qur’an

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Al-Qur’an sebagai pedoman bagi umat muslim di seluruh dunia merupakan salah satu dari empat kitab yang diturunkanoleh Allah SWT ke atas dunia ini yang diberikan kepada utusan-Nya. Al-Qur’an dari zaman Nabi Muhammad saw. hingga hari ini dan sampai datangnya hari kiamat pun akan tetap terjaga, baik teks maupun isi kandungannya.

Al-Qur’an pada mulanya tidak ditulis dan dibukukan seperti yang sekarang kita lihat, pada zaman khalifah Utsman bin Affan lah al-Qur’an mulai di bukan. Alasannya adalah karena beliau khawatir karena semakin sedikit orang yang benar-benar hafal al-Qur’an sehingga dikhawatirkan nantinya para generasi setelahnya akan kesulitan mempelajari al-Qur’an.

Nah bagi umat muslim membaca al-Qur’an merupakan suatu keharusan yang tidak boleh ditinggalkan, meskipun dalam sehari semalam hanya satu ayat atau beberapa ayat saja. Berkaitan dengan hat ini tentu ingin tau rasanya apa sih keutamaan al-Qur’an itu? Nah pada pembahasan kali in kami akan membahas beberapa keutamaan al-Qur’an.

Baca Juga: Artikel Iman Kepada Kitab Allah SWT

Keutamaan Al-Qur’an Menurut Imam Al-Ghozali

Tidak sempurna rasanya bila menyelami samudera namun tidak mendapatkan intan, permata, dan mutiaranya. Begitu pula ketika menyelamati kedalaman Al-Quran. Tidak sempurna rasanya bila tidak mendapatkan intan permata atau barang berharga lain di dalamnya.

Kira-kira itulah pesan yang tertangkap dari Imam al-Ghazali, dalam Kitab Jawahir Al-Quran, salah satu karya yang sangat penting bagi para penyelam kandungan dan makna Al-Quran.

Layaknya para penyelam yang tentu memerlukan alat dan panduan agar sampai tujuan dan tidak tersesat, maka kitab ini ibarat peta, arah, dan panduan bagi siapa pun yang ingin menyelami kedalaman samudera Al-Qur’an agar berhasil sampai tujuan atau mendapatkan kemuliaan berharga yang diinginkan.

Dalam Kitab tersebut, Imam Al-Ghazali mengungkap sepuluh permata mulia dari kedalaman samudera Al-Quran. Dengan kata lain, seluruh kandungan Al-Quran tidak akan terlepas dari kesepuluh permata mulia tersebut. Permata-permata tersebut merupakan turunan, cabang, atau tambahan dari tiga permata utama paling mulia, yaitu;

Pertama, mengetahui perkara yang diserukan (Allah);

Kedua mengetahui jalan lurus agar sampai kepada perkara yang diserukan;

Ketiga, mengetahui keadaan setelah sampai kepada perkara yang diserukan.

Tiga permata turunan dari permata utama yang pertama (sesuatu yang diserukan), yaitu

  1. mengetahui zat Allah.
  2. mengetahui sifat-sifat Allah.
  3. mengetahui perbuatan-perbuatan Allah. Sisanya adalah turunan dan tambahan atas dua permata utama lainnya (mengetahui jalan lurus dan mengetahui keadaan setelah sampai).
  4. tazkiyatun nafsi atau membersihkan diri di jalan Allah.
  5. tahliyatun nafsi atau menghiasi diri di jalan Allah. 6.
  6. mengetahui keadaan para kekasih Allah yang menempuh jalan lurus-Nya.
  7. mengetahui keadaan para musuh Allah yang menyimpang dari jalan lurus-Nya.
  8. menegakkan argumen bagi para penentang jalan Allah.
  9. mengetahui hukum-hukum Allah sebagai rambu bagi para penempuh jalan-Nya.
  10. mengetahui keadaaan akhirat sebagai tempat akhir, baik bagi para penempuh jalan Allah maupun bagi para penentang jalan-Nya.

Nah itulah beberapa dari keutamaan al-Qur’an yang disampaikan oleh Imam Al-Ghozali di dalam kitab karangan beliau sendiri. Nah pembahasan ini kami sandarkan pada situs nu.or.id. kami mengambil dari situs tersebut untuk menjaga agar apa yang kami tulis memiliki referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Demikian yang dapat kami sampaikan, atas segala kekurangan yang ada kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga bermanfaat bagi kita semuanya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tinggalkan komentar