IKHFA SYAFAWI

HUKUM BACAAN MIM MATI / SUKUN

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salah satu bacaan yang tidak kalah penting untuk dipahami oleh setiap orang yang membaca al-qur’an adalah hukum bacaan mim mati atau mim sukun. Bacaan mim mati begitu akrab di telinga sehingga tidak kesulitan untuk menemukan contoh bacaannya.Hukum bacaan mim mati atau mim sukun terbagi menjadi tiga bagian yaitu, idhom mutamatsilain, ikhfa syafawi dan idzhar syafawi.

Ketiga pembahasan tersebut akan kami ulas satu persatu beserta contoh dari masing-masing pembahasan. Sehingga dapat dipahami dengan mudah dan gamblang. Mari simak bersama-sama keterangan dibawah ini.

IDGHAM MUTAMATSILAIN

Bacaan idgham mutamatsilain yaitu apabila terdapat mim mati (مْ) yang bertemu dengan huruf mim (م) maka dinamakan bacaan idgham mutamatsilain. Dan dibaca idghom dengan sempurna.

Maksudnya bagaimana? Idgham menurut bahasa artinya memasukan sesuatu kepada sesuatu yang lain, sedangkan menurut istilah idgham yaitu mempertemukan huruf mati dan huruf hidup sekira keduanya menjadi satu huruf yang bertasydid dengan satu kali tajakan.

Artinya ialah mengucapkanya langsung satu kali seperti huruf yag bertasydid. Jadi maksud dari dibaca idhom secara semurna yaitu membacaya seperti huruf mim yang ditasydid.

CONTOH BACAAN IDGHAM MUTAMATSILAIN

Berikut kami tuliskan beberapa contoh bacaan Idgham Mutamatsilain. Perhatikan kalimat di bawah ini.

وَلَكُمْ مَا فِى الْاَرْضِ pada kata disamping merupakan contoh bacaan Idgham Mutamatsilain. Lafadz وَلَكُمْ مَا pada kata yang bergaris bawah dibaca seperti mim bertasydid. Yaitu dengung sebentar.

لَهُمْ مَثَلًا  pada kata di samping merupakan contoh bacaan idgham mutamastilain. Pada lafadz لَهُمْ مَثَلًا  pada kata yang bergaris bawah dibaca seperti mim bertasydid. Yaitu dengung sebentar.

IDZHAR SYAFAWI

Yaitu apabila terdapat huruf mim (م) sukun bertemu dengan huruf hijaiyah selain huruf mim dan ba’ (م – ب).

CONTOH BACAAN IDZHAR SYAFAWI

Agar lebih memahami keterangan yang kami tulis diatas, perhatikan contoh-contoh di bawah ini.

وَلَهُمْ عَذَابٌ : kalimat disamping merupakan contoh dari bacaan idzhar syafawi. Maka cara membaca kalimat tersebut yaitu dibaca jelas. 

مَادُمْتُ مِنْ اَمْرَنَا : kalimat disamping merupakan contoh dari bacaan idzhar syafawi. Maka cara membaca kalimat tersebut yaitu dibaca jelas.

كَمْ لَبِثْتُمْ : kalimat disamping merupakan contoh dari bacaan idzhar syafawi. Maka cara membaca kalimat tersebut yaitu dibaca jelas.

وَهُمْ كُفَّارٌ : kalimat disamping merupakan contoh dari bacaan idzhar syafawi. Maka cara membaca kalimat tersebut yaitu dibaca jelas.

Baca Juga : Mad Farqi

هُمْ خَيْرٌ : kalimat disamping merupakan contoh dari bacaan idzhar syafawi. Maka cara membaca kalimat tersebut yaitu dibaca jelas.

هُمْ شَرٌّ : kalimat disamping merupakan contoh dari bacaan idzhar syafawi. Maka cara membaca kalimat tersebut yaitu dibaca jelas.

Baca juga : Mad Layyin

هُمْ يَعْلَمُوْنَ : kalimat disamping merupakan contoh dari bacaan idzhar syafawi. Maka cara membaca kalimat tersebut yaitu dibaca jelas.

اَلَمْ يَعْلَمْ : kalimat disamping merupakan contoh dari bacaan idzhar syafawi. Maka cara membaca kalimat tersebut yaitu dibaca jelas.

IKHFA SYAFAWI

Pengertian ikhfa syafawi yaitu apabila terdapat huruf mim mati (مْ)  bertemu dengan huruf ba’ (ب). Adapun alasan kenapa dinamakan syafawi yaitu sebab mim tersebut keluar dari bibir.

CONTOH IKHFA SYAFAWI

Di bawah ini kami tuliskan beberapa contoh bacaan ikhfa syafawi. Semoga dapat menambah pemahaman para pembaca sekalian.

نَبَأُهُمْ بِالْحَقِّ : perhatikan kalimat disamping. Kalimat tersbut adlah contoh bacaan ikhfa syafawi, maka cara membacanya adalah dengan di dengungkan.

فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ : perhatikan kalimat disamping. Kalimat tersbut adlah contoh bacaan ikhfa syafawi, maka cara membacanya adalah dengan di dengungkan.

كَلْبُهُمْ بَاسِطٌ : perhatikan kalimat disamping. Kalimat tersbut adlah contoh bacaan ikhfa syafawi, maka cara membacanya adalah dengan di dengungkan.

Demikian pembahasan yang dapat kami berikan. Semoga dapat memberi pemahaman yang mendalam. Aminya rabbal ‘alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakaatuh.

Tinggalkan komentar