Doa Istinja

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Istinja merupakan sesuatu yang pasti dilakukan oleh manusia selama  manusia itu masih hidup. Istinja selama ini kita hanya mengenal dengan menggunakan air. Air memang yang paling mudah dan dirasa paling bersih untuk digunakan sebagai alat untuk beristinja.

Istinja sendiri sebenarnya bukan hanya menggunakan batu saja tetapi dapat pula dengan menggunakan batu atau debu. Beristinja dengan menggunakan batu maka harus pula menggunakan batu yang suci. batu yang tidak suci maka tidak dapat digunakan untuk beristinja.

Tidak diperbolehkan juga beristinja menggunakan kotoran hewan yang sudah mengering. Misalnya kotoran sapi bila sudah mengering biasanya akan mengeras dan menggumpal. Namun meskipun keras dan menggumpal karena berupa kotoran sapi dan hukumnya najis, maka tetap saja tidak boleh digunakan untuk bersesuci atau beristinja.

Pengertian Istinja

Istinja merupakan kegiatan bersesuci setelah melakukan buang air besar atau buang air kecil. Istinja dapat dilakukan dengan menggunakan air atau batu. Adapun yang lebih sempurna ialah dilakukan dengan menggunakan keduanya yaitu menggunakan batu terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan menggunakan air.

Namun bila hanya memilih salah satu yaitu dengan air saja, maka itu sudah mencukupi. Sehingga penggunaan air dalam praktek istinja ialah sesuatu yang diperbolehkan. Bila dalam suatu kondisi tidak ada air maka beristinja dapat dilakukan dengan menggunakan batu.

batu yang digunakan untuk beristinja sebanyak tiga buah batu. Dimana masing-masing batu hendaknya memiliki tiga sisi yang dapat digunakan untuk istinja secara bergantian. Jadi secara keseluruhan nantinya ada sembilan kali usapan batu tersebut ke tempat keluarnya kotoran.

Tata Cara Istinja Dengan Batu

Sebagaimana sedikit disinggung di atas, beristinja diperbolehkan menggunakan batu. Batu yang akan digunakan untuk beristinja ialah batu yang suci. cara mengetahui kesucian batu tersebut adalah dengan melihat apakah terdapat benda najis ataukah tidak pada batu tersebut.

Batu yang akan digunakan untuk bersesuci atau beristinja tersebut harus memiliki tiga sudut atau tiga sisi yang nantinya bisa digunakan secara berurutan. Maksudnya ialah batu tersebut bukan batu yang datar. Melainkan memiliki tiga sisi atau tiga ujung.

Baca Juga: Bab Wudhu yang benar

Selanjutnya setelah ditemukan batu yang hendak digunakan untuk bersesuci, langkah selanjutnya adalah batu tersebut digunakan untuk membersihkan kotoran dari tempat keluarnya kotoran. Masing-masing batu digunakan sebanyak tiga kali pakaian.

Jadi dari tiga batu tersebut nantinya akan ada sembilan kali colekan (perodan) batu ke tempat keluarnya kotoran, baik kemaluan depan atau belakang.

Penjelasan Doa Istinja

Beristinja pastinya dilakukan di tempat yang tertutup, sudah barang tentu orang yang kelihatan kemauannya tentu akan merasakan malu bila terlihat oleh orang lain. Sehingga pada umumnya buang air pasti dilakukan di tempat tertutup atau disebuah ruangan.

Nah bila hendak beristinja di dalam kamar mandi maka hendaknya membaca doa masuk kamar mandi terlebih dahulu sebagaimana yang telah kami sajikan dalam artikel yang lainnya. Begitupula ketika hendak keluar setelah buang air.

Setelah buang air hendaknya membaca doa istinja sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW, seperti pada doa dibawah ini;

Doa Istinja Arab

Terjemah Arti Doa Istinja Latin

“dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari tubuhku dan menyehatkan aku. Ya Allah, jadikan aku sebagian dari orang-orang yang bertaubat dan jadikan aku sebagian dari orang yang suci. Ya Allah bersihkan hatiku dari kemunafikan dan jaga kelaminku dari perbuatan keji.”

Tujuan dari membaca doa ini ialah untuk memohon kepada Allah SWT. adalah rasa syukur kita karena telah dihilangkannya kotoran dari badan kita. juga memohon agar kita dijadikan sebagai orang yang bertaubat dan orang yang suci.

Nah itulah doa istinja yang dapat admin nyamankubro.com sampaikan. Atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga artikel yang kami tulus bermanfaat untuk para pembaca dan khalayak umum.

Wabilahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tinggalkan komentar