ARTI IKHTIAR

Arti Ikhtiar

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, setiap makhluk hidup harus mempunyai cara yang paling efektif guna mendapatkan segala sesuatu yang menjadi kebutuhan hidupnya. Seperti memenuhi kebutuhan pangan, sandang dan papan.

Benar, bila setiap makhluk hidup telah dijamin oleh Alloh SWT dalam urusan rizkinya. Akan tetapi bukan berarti makhluk hidup tersebut hanya berdiam diri saja menanti rizki tersebut turun dari langit.

Melainkan setiap makhluk hidup harus mencurahkan tenaga, pikiran, waktu dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya agar dapat meraih sesuatu yang diinginkannya. Maka setiap makhluk hidup harus selalu berikhtiar dalam mencapai kebutuhannya.

Baca Juga : Pengertian Fiqih

Lantas apakah yang dinamakan dengan ikhtiar tersebut. Apakan ikhtiar hanya sebatas berusaha saja untuk sekedar membatalkan kewajiban berusaha atau kah ikhtiar setiap makhluk hidup caranya sama antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup yang lainnya?

Pada kesempatan yang berbahagia ini akan kami ula mengenai sedikit pembahasan dari pengertian ikhtiar. Tujuannya agar kita sebagai makhluk hidup dapat mengerti apa tujuan ikhtiar dan apa itu tawakal.

Pengertian Ikhtiar

Ikhtiar merupakan upaya bebas yang dilakukan oleh makhluk hidup dalam kaitannya dengan memenuhi kebutuhannya. Upaya atau bentuk usaha dalam rangka memenuhi setiap sesuatu yang dikehendaki.

Berkaitan dengan ikhtiar, manusia hanya benar-benar berusaha dengan sepenuh hati, jiwa dan raganya. Adapun urusan hasil akhir semata-mata hanya Alloh lah yang dapat menentukan. Maka dari itu, selain manusia berusaha dengan sungguh-sungguh hendaknya ia tetap menyerahkan segala sesuatunya kepada Alloh SWT.

Mengingat sering kali terjadi salah paham antara tawakal atau berserah diri dan berusaha. Orang yang berhasil dari melakukan usahanya sering kali dihinggapi rasa bangga diri dan sombong. karena ia menganggap bahwa apa yang di dapatnya semata-mata merupakan hasil dari usahanya sendiri.

Namun sisi lain manusia juga kadang kala lupa untuk berusaha dengan sungguh-sungguh karena ia beranggapan bahwa usaha manusia tidak begitu penting, yang terpenting adalah berdoa memohon kepada Alloh dan bertawakal atas apa yang ia minta kepada Alloh.

Nah disinilah pentingnya memahami apa itu tawakal dan apa yang dimaksud dengan ikhtiar. Sehingga dari kedua hal tersebut tidak lagi muncul anggapan yang salah. Karena keduanya sama-sama harus dilakukan oleh manusia. Ikhtiar dan bertawakal.

Pertama, segala macam bentuk ikhtiar harus diniatkan semata-mata kerna menjalankan syariat agama, kedua hasil yang diraih setelah dari segala bentuk ikhtiar manusia mesti diserahkan kepada Alloh SWT.

Tanamkan kuat-kuat dalam hati bahwa Alloh SWT pasti memberikan yang terbaik untuk hambanya. Meskipun seringkali kita jumpai antara yang kita ikhtiarkan dengan yang kita dapatkan ternyata tidak sama hasilnya.

Baca Juga : Penjelasan Tentang Arti Amanah

Maka dari sedikit uraian di atas pada dasarnya dapat kita ambil kesimpulan bahwasanya ikhtiar merupakan langkah dasar bagi manusia untuk dapat meraih apa yang sedang menjadi hajatnya atau kebutuhannya.

Akan tetapi mengenai hasil atau wujud dari apa yang sedang manusia inginkan tersebut semata-mata hanya Alloh lah yang berhak memberikan atau tidak. Maka langkah terbaik dari kedua hal tersebut yaitu antara ikhtiar dan tawakal adalah hati yang mapan dan lapang dada.

Artinya ialah kita sebagai manusia tetap bersungguh-sungguh dalam mengupayakan segala sesuatu yang menjadi kabutuhan kita, akan tetapi pada posisi dan porsi yang sama kita juga harus menanamkan kuat-kuat dalam hati kita bahwa segala sesuatu hanya Alloh yang dapat berkehendak.

Sehingga bila nanti setelah berusaha ternyata hasil yang diraih tidak sama dengan yang kita harapkan, hati kita dapat menerima dengan lapang dada dan dapat tetap bersyukur atas karunia yang telah Alloh berikan kepada kita.

Nah itulah pengertian dari ikhtiar yang harus kita pahami bersama, jadi ikhtiar merupakan bentuk upaya dasar bagi makhluk hidup dalam rangka meraih sesuatu yang menjadi hajatnya.

Demikian pembahasan yang dapat kami sajikan, atas segala kesalahan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tinggalkan komentar